Muktamar Digelar Dua Tahap, Mu’ti: Hari Ini Online, 19-20 November Digelar Offline

  • Bagikan

INDOSatu.co – SURAKARTA – Setelah tertunda karena Pandemi Covid-19, PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah akhirnya bisa menggelar muktamar ke-48 secara bersamaan. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan, Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah akan diselenggarakan dalam dua tahap. Keputusan itu sebelumnya telah diambil dalam Sidang Tanwir Muhammadiyah.

Tahap pertama, kata Abdul Mu’ti, muktamar diselenggarakan pada Sabtu dan Ahad (5-6/11). Hanya saja, untuk muktamar tahap pertama ini, akan digelar secara online. Muktamar Muhammadiyah digelar Sabtu (5/11), sementara Aisyiyah pada Ahad (6/11).

Baca juga :   Mu'ti Pastikan Ketiga Capres-Cawapres Bersedia Ikut Dialog Publik oleh PP Muhammadiyah

Sedangkan untuk muktamar tahap kedua, kata Mu’ti, akan digelar secara offline pada 19-20 November 2022 mendatang. Meski demikian, pada 18 November nanti, para peserta muktamar dari seluruh Indonesia serta perwakilan Muhammadiyah dan Aisyiyah luar negeri sudah datang ke lokasi muktamar.

Sekretaris PP Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochiman mengatakan, sidang pleno tahap pertama Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan bagian tak terpisahkan. “Jadi, muktamar tidak hanya tanggal 19-20 November, tapi 5-6 November yang diisi sesi tanggapan materi muktamar.

Baca juga :   Uji Materi Suara Kosong Pilkada Sore Hari Ini Telah Didaftarkan di Mahkamah Konstitusi

Menurut Abdul Mu’ti, Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah ini merupakan kali pertama diselenggarakan secara online dan offline. “Di luar situasi pandemi, muktamar biasanya dilaksanakan selama 4 hari. Tapi, mengingat negara kita masih belum bebas Covid-19, maka kita menggelar muktamar secara online dan offline,” kata dia.

Muhammadiyah, kata dia, menghindari kerumunan jumlah besar dalam waktu lama. Karena itu, dalam muktamar offline pada 19-20/11 nanti, para peserta tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah ditentukan panitia. “Pandemi belum usai, jadi jangan abai. Karena itu, kita akan menerapkan prokes,” katanya.

Baca juga :   PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Ukraina untuk Indonesia

Abdul Mu’ti yang juga ketua Steering Committee (SC) Muktamar Muhammadiyah kali ini menjelaskan, bahwa  sidang pleno muktamar mempunyai satu agenda utama: mendengarkan tanggapan dari peserta Muktamar atas materi muktamar yang telah disiapkan oleh PP Muhammadiyah. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *