INDOSatu.co – GORONTALO – Pulang kampung ke Gorontalo tak disia-siakan Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad. Selama beberapa hari di Gorontalo, Fadel menghadiri acara Halal bihalal Idul Fitri 1445 H Keluarga Besar KAHMI, FORHATI, HMI, KOHATI se-Provinsi Gorontalo, di halaman rumah dinas Bupati Gorontalo, belum lama ini.
Dalam sambutannya, Pimpinan MPR dari Kelompok DPD RI ini tak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H. kepada seluruh hadirin di acara organisasi ektra kampus mahasiswa terbesar dan tertua di Indonesia itu. Fadel sendiri juga alumni HMI waktu kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Beberapa harapan disampaikan Fadel Muhammad dalam momen tersebut. Pertama, kata mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu, semoga momen lebaran kali ini bisa menjadi pemersatu seluruh rakyat Indonesia, yang sempat terkotak-kotak saat penyelengaraan Pemilu 2024.
Kedua, kata eks Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, khusus untuk seluruh elemen masyarakat Gorontalo agar Idul Fitri 2024 ini, dijadikan momen yang tepat untuk memikirkan lebih serius lagi, dalam merealisasikan cita-cita memajukan Gorontalo saat ini maupun yang akan datang.
“Saya sampaikan ini di hadapan para elit intelektual KAHMI bahwa kita harus berpikir secara ‘cepat melompat maju jauh ke depan untuk berinovasi dan berkreasi memajukan daerah. Tanpa itu, kita akan sulit sekali membangun daerah,” ungkap Fadel dalam keterangannya.
Salah satu pemikiran yang bisa diupayakan yang bisa dijadikan program unggulan Gorontalo, lanjut Fadel Muhammad, adalah harus mewujudkan program Gorontalo sebagai lumbung pangan nasional.
“Saya tekankan, program lumbung pangan ini jangan hanya berpikir untuk daerah Gorontalo semata, tapi program level nasional. Ini program besar yang berlokasi di Gorontalo. Ini penting sekali. Sebab, jika kita tidak berpikir program yang besar skala nasional, maka Gorontalo akan berjalan di tempat saja. Tidak akan maju-maju,” tegas pria yang kembali terpilih menjadi anggota DPD RI dari Dapil Gorontalo pada Pemilu 2024 itu.
Untuk mewujudkan semua itu, lanjut Fadel Muhammad, tentu tidak mudah. Maka dari itu, Provinsi Gorontalo harus memiliki pemimpin daerah atau Gubernur yang cakap, pintar dan memiliki kapabilitas tinggi.
“Untuk itulah, rakyat Gorontalo mesti sangat hati-hati dalam memilih Gubernur saat Pilkada nanti,” pungkas Guru Besar Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang itu.
Acara halalbihalal berlangsung lancar. Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim, Walikota Gorontalo Marten Taha, tokoh agama, tokoh masyarakat, Presidium Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Gorontalo, dan para kader KAHMI. (adi/red)




