Polres Akhirnya Panggil Bupati Bojonegoro terkait Perbedaan Nama

  • Bagikan
PANGGIL BUPATI: Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia (baju dinas), saat menandatangi pemusnahan barang bukti berupa miras dan kenalpot bring di mapolres setempat, Senin (27/12).

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Polres Bojonegoro akhirnya memanggil Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah. Pemanggilan itu terkait perbedaan identitas yang dilaporkan Anwar Sholeh, mantan Ketua DPRD Bojonegoro periode 1999-2004, Maret lalu. Dalam laporannya, ada dugaan Bupati Bojonegoro melanggar hukum soal perubahan identitas diri tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia usai melakukan rilis pemusnahan barang (BB) bukti berupa miras dan knalpot brong di Mapolres setempat.

Baca juga :   Jelang Pemilu 2024, Bakesbangpol Bojonegoro Gelar Seminar untuk Pemilih Pemula

Kapolres mengatakan, bahwa hari ini, Senin (27/12) memang ada agenda pemanggilan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah ke Mapolres Bojonegoro. “Iya benar hari ini. Tanya ke KBO saja,” ungkap Kapolres singkat.

Berdasar pantauan wartawan di Mapolres Bojonegoro, hingga pukul 10.00 WIB, yang rencananya agenda pemanggilan bupati pada pukul 08.00 WIB, belum nampak Bupati Bojonegoro tiba di polres setempat.

Baca juga :   Usai Dipanggil DPD PDIP soal Kasus Bojonegoro, Wawan Pilih Bungkam

Sebelumnya, Anwar Sholeh melaporkan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah ke Polres Bojonegoro pada 1 Maret 2021 silam. Laporan itu terkait perbedaan akta otentik yang menyebutkan nama Muk’awanah menjadi Anna Mu’awanah. Lama kasus itu dilaporkan, kini mulai ada titik terang. Jika Anna Mu’awanah datang, maka pemeriksaan ini merupakan pemanggilan pertama terhadap orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro ini sejak kasus tersebut dilaporkan. (*)

Baca juga :   Cafe dan Homestay di Babat Terbakar, Tiga Orang Dinyatakan Meninggal
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *