Yudisium FEB Unisla, Wabup: Lamongan Berkomitmen Siapkan SDM Unggul

  • Bagikan
BERWAWASAN LUAS: Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara (kiri) menyampaikan visi ke depan Lamongan dihadapan para peserta yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan, di Aula Gedung Pascasarjana Lantai III Unisla, Rabu (27/8).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Komitmen tersebut bertujuan untuk menyiapkan kemajuan pembangunan menyeluruh Kabupaten Lamongan di masa mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara saat menghadiri yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan, di Aula Gedung Pascasarjana Lantai III Unisla, Rabu (27/8).

Menurut Mas Dirham, sapaan akrab Wabup Lamongan, bahwa membangun SDM yang unggul merupakan agenda nasional, yang juga menjadi program prioritas Lamongan. Membangun SDM itu tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia ke 4. Didalamnya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca juga :   UM Surabaya Masuk Top 20 Peringkat PTS Terbaik Se-Indonesia Versi Webometrics 2023

“Sumber daya manusia menjadi satu-satunya jalan strategis untuk mendorong daya saing dan kemajuan Kabupaten Lamongan kedepan,” tutur Mas Dirham dihadapan 321 mahasiswa S1 program studi manajemen, 76 mahasiswa S1 program studi akuntansi, 38 mahasiswa S2 program studi magister manajemen.

Guna menyambut agenda besar pembangunan SDM, Pemkab Lamongan menghadirkan ragam program prioritas pembangunan sumber daya manusia untuk memastikan tidak ada warga Lamongan yang tertinggal dalam akses pendidikan. Salah satunya adalah program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis (Perintis).

Baca juga :   Kabupaten Lamongan Kantongi 64 Penghargaan K3 2026

Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan menganggarkan Rp 7,5 miliar untuk program beasiswa Perintis. Program beasiswa Perintis sendiri telah menyasar lebih dari delapan belas ribu penerima manfaat (Jenjang SD, SMP, SMA sederajat, hingga perguruan tinggi).

Diakhir paparannya, Mas Dirham meminta kepada calon wisudawan dan wisudawati untuk mengembangkan fleksibilitas dan ketangkasan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, ketahanan dan optimisme. Hal ini ditujukan agar mampu lulus dari era Vuca (Volatility (Volatilitas), Uncertainty (Ketidakpastian), Complexity (Kompleksitas), dan Ambiguity (Ambiguitas). (*)

Baca juga :   Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Lamongan Resmi Di-launching
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *