Aksi Bela Palestina, Rakyat Italia Gelar Demo Minta Perang Dihentikan

  • Bagikan
SOLIDARITAS DUNIA: Ratusan ribu rakyat Italia, termasauk pekerja melakukan aksi demo di seluruh negeri. Mereka meminta perang di Gaza, Palestina dihentikan. (foto: AFP)

INDOSatu.co – ROMA – Pengakuan dunia terhadap Palestina menjadi negara dan yang berdaulat terus menggema. Tak hanya diakui para pemimpin negara di forum resmi Sidang Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tetapi sudah merambah terhadap rakyat di belahan dunia, tak terkecuali di Italia.

Di Italia, ratusan ribu warganya bergabung dalam aksi mogok nasional dan protes di seluruh negeri pada hari Jumat sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina dan dukungan bagi armada bantuan menuju Gaza yang gagal menembus blokade Israel.

Lebih dari 200.000 orang melakukan protes di seluruh Italia pada hari Jumat saat mereka menghentikan kegiatan untuk mendukung armada bantuan Gaza dalam sebuah pemogokan yang menyebabkan gangguan yang meluas.

Baca juga :   Diinisiasi Erdogan, Menlu Rusia-Ukraina Bakal Bertemu di Turki

Para demonstran mengecam perlakuan terhadap Armada Global Sumud yang berlayar untuk menantang blokade Israel terhadap Gaza. Padahal di Gaza, sebagai mana diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah terjadi kelaparan setelah hampir dua tahun perang.

Aksi mogok di Italia itu diserukan oleh dua serikat pekerja yang paling berpengaruh di negeri tersebut, yakni USB dan CGIL. Sehari sebelumnya, mereka melakukan demo di berbagai kota, termasuk Milan dan Roma, tempat sekitar 10.000 orang berbaris dari Colosseum.

Para pengunjuk rasa berbaris lagi pada hari Jumat di Roma, berangkat dari alun-alun besar di luar stasiun kereta api pusat Termini, tempat layanan dibatalkan atau ditunda.

Baca juga :   Pemilu Dipercepat, Direstui Raja, PM Sabri Yaakob Bubarkan Parlemen Malaysia

Di antara kerumunan — diperkirakan sedikitnya 80.000 orang oleh polisi — adalah Giordano Fioramonti, 19 tahun, yang berunjuk rasa bersama anak muda lainnya, mahasiswa, dan profesor.

“Ini juga merupakan kewajiban sipil kita untuk menunjukkan betapa marah dan tidak senangnya kita terhadap apa yang terjadi di dunia, terhadap pemerintah kita, untuk menunjukkan dukungan kita terhadap armada, terutama untuk Palestina, untuk warga Gaza yang dibunuh, disiksa, dan dibantai,” ujar Fioramonti seperti dilansir AFP.

Seruang Hentikan Perang

Di seluruh Italia, ribuan orang berkumpul untuk pawai dan flashmob, dari Turin dan Trento di utara hingga Bari dan Palermo di selatan. Mereka memblokir jalan raya atau rel kereta api.

Baca juga :   Aturan Baru di Singapura, Tak Mau Vaksin, Biaya Ditanggung Sendiri

Polisi mengatakan, bahwa lebih dari 80.000 orang berdemonstrasi di Milan, di mana lautan orang bertepuk tangan dan melambaikan bendera Palestina saat mereka berjalan di jalan-jalan, membawa spanduk besar bertuliskan: “Bebaskan Palestina, Hentikan Mesin Perang.”

Polisi meledakkan bom asap untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang memisahkan diri dari pawai utama untuk menduduki jalan lingkar di Milan, sebagaimana ditunjukkan dalam gambar televisi.

Penyelenggara mengatakan 50.000 orang berbaris di Turin dan 40.000 di Genoa, sementara 10.000 pengunjuk rasa memblokir pelabuhan Napoli. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *