AS Kirim Militer Berantas Kartel Narkoba, Senat Meksiko Adu Jotos

  • Bagikan
TAK PATUT: Alejandro “Alito” Moreno dan Fernández Noroña daling dorong dan mengumpat menyikapi kedatangan militer AS ke Meksiko untuk berantas kartel narkoba. (foto: tangkapan layar)

INDOSatu.co – MEKSIKO  – Senat Meksiko berubah menjadi ajang kekerasan setelah dua politisi terkemuka negara itu saling dorong, pegang-pegang, dan teriak-teriak setelah diskusi panas mengenai kehadiran pasukan asing di negara mereka.

Alejandro “Alito” Moreno, ketua partai oposisi Revolusioner Institusional (Pri), menyerang Gerardo Fernandez Noroña, presiden senat dari partai berkuasa Morena, setelah para anggota parlemen selesai menyanyikan lagu kebangsaan untuk menandai berakhirnya sidang hari itu pada hari Rabu.

“Saya meminta Anda untuk membiarkan saya berbicara,” kata Moreno berulang kali dalam video yang dilansir The Guardian. “Jangan sentuh saya,” jawab Fernández Noroña.

Baca juga :   Terima Penghargaan dari Abu Dhabi, Ma’ruf Amin: Ini Kehormatan Bagi Rakyat Indonesia

Ketika Fernández Noroña mencoba melepaskan diri, Moreno terlihat kembali mencengkeramnya, sebelum kedua anggota parlemen mulai saling mencengkeram dan mendorong, bahkan Moreno menampar leher Fernández Noroña. Ketika seorang ajudan Fernández Noroña berdiri di antara mereka, Moreno menjatuhkannya ke lantai.

Saat Fernandez Noroña mencoba keluar dari podium, anggota parlemen lain ikut campur dan menyerang pemimpin senat.

“(Moreno) mulai memprovokasi saya, menyentuh saya, menarik saya,” ujar Fernández Noroña dalam konferensi pers setelah insiden tersebut. “Dia memukul lengan saya dan berkata: ‘Aku akan menghajarmu habis-habisan, aku akan membunuhmu.

Moreno menulis di media sosial: “Ketika Noroña melewati batas, dia tahu persis apa yang dia lakukan. Saya akan selalu merespons secara langsung, dengan karakter dan tanpa rasa takut, untuk membela Meksiko dan memberinya arahan yang layak.”

Baca juga :   MAC Berkembang Baik, Pengurus PP Kunjungi Konjen RI di Victoria dan Tasmania, Australia

Perkelahian itu terjadi setelah perdebatan menegangkan saat partai Morena yang berkuasa dan sekutunya menuduh partai oposisi Pri dan Pan menyerukan intervensi militer AS di Meksiko, sebuah klaim yang dibantah oleh kedua belah pihak.

Awal minggu ini, seorang senator dari partai Pan muncul di Fox News dan mengatakan bahwa, bantuan dari Amerika Serikat untuk memerangi kartel di Meksiko akan disambut baik.

Baca juga :   Sikapi Konflik Palestina-Israel, Jusuf Kalla: Butuh Kekuatan Kolektif Negara-Negara Islam

Masalah ini menjadi sangat kontroversial di Meksiko setelah Donald Trump dilaporkan mengizinkan penggunaan kekuatan militer yang menargetkan kartel narkoba yang dianggap organisasi teroris di negara-negara Amerika Latin.

Pemimpin senat mengatakan ia akan mengadakan sidang darurat pada hari Jumat dan mengusulkan pemecatan Moreno dan tiga anggota parlemen Pri lainnya akibat perkelahian tersebut. Fernández Noroña juga mengunggah di X bahwa ia telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Moreno.

Dalam pernyataan di X, Moreno menuduh partai yang berkuasa mengubah susunan acara pada menit terakhir untuk membungkam oposisi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *