Berjalan Lancar, Keluarga Penerima Penghargaan Semarakkan Harlah PPP

  • Bagikan
HARGAI TOKOH: Dra. Hj. Tjitjik Mursyidah Muqaffi (paling kanan) dan Drs. H. Muslih Fattah, MM (dua dari kanan) menerima penghargaan dari Ketua DPC PPP Sunaryo Abumain mewakil suami dan KH. Abdul Fattah dalam harlah PPP di Kantor DPC PPP Bojonegoro, Ahad (4/1).

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Harlah ke-53 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Kantor DPC PPP Bojonegoro berjalan lancar. Bukti suksesnya gelaran Harlah, selain dihadiri kader PPP di semua tingkatan, seremonial kegiatan tahunan tersebut juga dihadiri keluarga ulama dan tokoh yang mendapat penghargaan dari DPC PPP Bojonegoro.

”Alhamdulillah, sampai berlangsung acara, para undangan, terutama para kiai dan para alim, termasuk keluarga penerima penghargaan datang ke Harlah PPP,” kata Ketua DPC PPP Bojonegoro, H. Sunaryo Abumain, Ahad (4/1).

Berdasarkan pengamatan INDOSatu.co di lokasi acara, semua keluarga tokoh yang mendapat penghargaan memang tampak hadir. Setidaknya dua tokoh di Bojonegoro hadir mewakili, yakni Drs. H. Muslih Fattah MM, mantan Ketua GP Ansor Bojonegoro dan Dra. Hj. Tjitjik Mursyidah Muqaffi, mantan anggota DPR dua periode dan tokoh Muslimat NU Bojonegoro.

Kehadiran Drs. H. Muslih Fattah MM, mewakili keluarga almarhum KH Abdul Fattah. Muslih merupakan putra KH Abdul Fattah yang juga tokoh dari Partai NU, yang akhirnya melebur menjadi PPP. Kiai Abdul Fattah pada 1968 adalah tokoh NU diculik oleh PKI pada 1968.

Baca juga :   Bupati Yuhronur Apresiasi Dedikasi Driver MoHat Sukseskan Lamongan Sehat

Sementara itu, Tjitjik Mursyidah Muqaffi merupakan istri Drs. KH. Muqaffi Makky, yang juga tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan, Drs. KH. Muqaffi Makky merupakan anggota DPR RI dari partai berlambang Kakbah tersebut.

”Alhamdulillah, semua kerso hadir di acara Harlah,” kata Mbah Naryo, sapaan akrab Sunaryo Abumain.

Sedangkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang diharapkan hadir, ternyata berhalangan dan diwakilkan Wakil Bupati Bojonegoro, Dra. Hj. Nurul Azizah, MM. Dalam sambutannya, Wabup perempuan pertama Bojonegoro itu mengaku senang dan gembira bisa bertemu dan menghadiri Harlah ke-53 PPP.

”Kebanggan bagi saya bisa rawuh di acara Harlah bersama bapak dan ibu serta kader PPP se-Bojonegoro,” kata Nurul Azizah.

Baca juga :   Mengaku Kondisinya Baik, Bupati Bojonegoro Terpapar Covid

Dalam Harlah tersebut, Nurul berpesan kepada warga PPP Bojonegoro harus tetap menjaga soliditas dan bersatu untuk mewujudkan cita-cita besar PPP agar eksis dan terus mewarnai perpolitikan nasional.

”Kalau semua kader PPP kompak, apa yang menjadi tujuan pasti akan tercapai,” kata mantan Sekda Bojonegoro itu.

Dalam sambutannya, Nurul juga menyampaikan permintaan maaf karena Bupati Bojonegoro Setyo Wahono tidak bisa rawuh karena ada kegiatan lain yang sudah lama teragendakan. Tetapi, kehadiran Nurul mewakili bupati dalam Harlah menunjukkan bahwa PPP merupakan bagian penting dari Pemkab Bojonegoro.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Umil Sulistyoningsih yang menghadiri Harlah ke-53 PPP mengapresiasi langkah PPP Bojonegoro yang terus memupuk semangat kader untuk bangkit dalam menyongsong pemilu 2029 mendatang.

”Ini (kegiatan Harlah) bentuk ikhtiar untuk menyemangati kader di tingkat akar rumput agar PPP secara nasional bisa kembali mengirimkan para wakilnya di Senayan (Gedung DPR RI, Red),” kata Umil kepada INDOSatu.co, usai acara Harlah, Ahad (4/1).

Baca juga :   Undang Kader se-Bojonegoro, Harlah PPP Hadirkan Sekjen Taj Yasin Maimoen

Karena itu, untuk mewujudkan misi besar tersebut, Umil mengajak kader PPP Bojonegoro untuk tetap semangat dan membangun kebersamaan agar misi besar tersebut PPP eksis di Pemilu 2029 tercapai.

”Mari kita bangun tekad dan semangat juang agar PPP kembali ke Senayan,,” kata perempuan yang juga anggota DPRD Probolinggo itu.

Setelah melalui resepsi Harlah, kegiatan dilakukan dengan beramah tamah. Sebelumnya, juga diawali santunan puluhan anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Mbah Naryo mengaku bersyukur gelaran harlah berjalan lancar dan sukses. Bahkan, para ulama dan kiai dari beberapa kecamatan terus berdatangan untuk mengikuti Harlah PPP tersebut.

‘”Semoga ini menjadi modal untuk membangun soliditas satu tujuan menjemput kemenangan pada Pemilu 2029,” pungkas Mbah Naryo. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *