Buka Manasik Haji 2026, Lamongan Terbesar Kedua se-Jawa Timur

  • Bagikan
TANDA SEJAHTERA: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan sambutan saat membuka Manasik haji tingkat kabupaten yang digelar di Masjid Namira, Lamongan, Selasa (31/3).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Kabupaten menorehkan tinta emas dalam pemberangkatan musim haji 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi. Berdasarkan data dari Kemenag setempat, jemaah haji Kota Soto tersebut hampir mencapai 3000 jemaah. Dengan jumlah tersebut, menempatkan Lamongan dengan jumlah haji terbanyak kedua se-Jawa Timur

Guna mengawali pelaksanaan haji tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi secara resmi berkenan membuka Manasik Haji tingkat kabupaten tahun 2026 di Masjid Namira, Lamongan, Selasa (31/3).

Manasik haji digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat pembekalan dan pelayanan bagi calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan jamaah agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menuturkan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini mengusung motto “Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas”, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan inklusif dan humanis.

Baca juga :   Perubahan APBD, Pendapatan Diproyeksikan Naik 2,31 Persen dari APBD Murni

Terlebih, jumlah jamaah haji asal Lamongan tahun ini menempati urutan kedua terbanyak se-Jawa Timur, yakni 2.758 jamaah haji. Tingginya jumlah jamaah ini dinilai sebagai indikator positif yang turut mendukung peningkatan indeks kesejahteraan masyarakat Lamongan. Tentu juga membutuhkan komitmen pelayanan yang maksimal kepada jamaah.

“Manasik haji hari ini tidak hanya sebatas pembelajaran teknis pelaksanaan ibadah, tetapi juga menanamkan semangat saling membantu dan memberikan pelayanan antar jamaah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Kantor Kementerian Hasil dan Umroh Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa terdapat peningkatan jumlah jamaah sekitar 900 jamaah dibanding tahun sebelumnya.

Total keberangkatan terbagi dalam 8 kloter, dengan rincian 6 kloter utuh dari Lamongan masing-masing berisi 380 jamaah, serta 2 kloter gabungan bersama Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Baca juga :   Meriah, Puluhan Peserta Meriahkan Lomba Oklik di Festival Ramadan 2024 Bojonegoro

Untuk mendukung pelayanan, terdapat PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) 13 orang, TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter) 13 orang, PHD (Petugas Haji Daerah) 8 orang, dan PIH KBIHU (Pembimbing Ibadah Haji KBIHU) 10 orang.

Adapun jadwal keberangkatan jamaah haji Kabupaten Lamongan dimulai pada 29 April 2026, dengan 5 kloter (kloter 30, 31, 32, 33, dan 34) sebanyak 1.722 jamaah. Selanjutnya, 2 kloter (35 dan 36) akan diberangkatkan pada 30 April 2026 dengan jumlah 751 jamaah, serta kloter 37 sebanyak 285 jamaah akan berangkat pada 1 Mei 2026 mendatang.

Manasik haji tingkat kabupaten yang digelar di Namira ini dilaksanakan selama satu hari dengan total 4 jam pelajaran. Sebelumnya, manasik tingkat kecamatan telah dilaksanakan empat hari di 14 titik kecamatan, dengan total 16 jam pelajaran.

Baca juga :   Etalasekan Kegiatan Positif, Kerja Satpol PP dan Damkar Harus Melebihi Tupoksi

Pada musim haji tahun ini, pemerintah juga menerapkan skema murur dan tanazul, khususnya bagi jamaah lansia, disabilitas, dan pendampingnya. Dalam skema murur, jamaah dari Arafah tidak bermalam di Muzdalifah, melainkan langsung menuju Mina. Sedangkan tanazul memungkinkan jamaah tidak menginap di Mina dan kembali ke hotel.

Selain itu, pemerintah juga menghadirkan program manajemen dam haji, di mana penyembelihan dapat dilakukan di Tanah Suci melalui lembaga resmi Arab Saudi maupun di Indonesia.

Melalui rangkaian manasik ini, diharapkan seluruh jamaah haji Kabupaten Lamongan dapat memperoleh pembekalan yang optimal, sehingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, aman, nyaman, dan menghasilkan predikat haji yang mabrur.

“Dengan berbagai persiapan yang matang, kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *