Capai Rekor Tertinggi, Emas Antam Tembus Rp 3 Jutaan per Gram

  • Bagikan
HARAGA MELANGIT: Jenis emas Antam yang terus mengalami kenaikan harga dalam beberapa terakhir ini.

INDOSatu.co – JAKARTA – Harga emas batangan Antam kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Rabu (28/1) sore. Harga emas menembus angka Rp 3.003.000 per gram dan menjadi rekor ketiga yang tercatat dalam pekan ini.

‎Berdasarkan data pembaruan pukul 16.27 WIB, harga emas Antam naik Rp 35.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.968.000 per gram. Sementara harga buyback juga mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 55.000 menjadi Rp 2.854.000 per gram.

Baca juga :   Data Amburadul, Komisi VIII DPR RI Nilai, Bansos PKH Tidak Tepat Sasaran

‎Lonjakan harga ini terjadi setelah pada pagi hari pukul 08.29 WIB, emas Antam lebih dulu naik Rp 52.000 dari Rp 2.916.000 menjadi Rp 2.968.000 per gram. Pada sesi pagi tersebut, harga buyback tercatat naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.799.000 per gram.

‎Investor emas di Malinau, Wahyudi, menilai pergerakan harga emas kali ini tergolong ekstrem dan berbeda dari pola kenaikan sebelumnya. “Selama ini biasanya sama saja antara harga beli dan buyback, kalaupun sesekali ada selisih, paling beda seribu atau dua ribu rupiah saja, tapi sekarang perbedaannya signifikan, ini bisa dibilang fenomena baru,” ujarnya.

Baca juga :   Jakarta-Jabar Bakal Ditentukan Last Minute, PDIP Dukung Anies, atau Gabung KIM

‎Ia menjelaskan, selain faktor kenaikan harga global, kelangkaan emas fisik di pasaran turut memengaruhi lonjakan harga di tingkat eceran. “Emas Antam sekarang susah didapat, stok terbatas, jadi walaupun harga resmi baru tembus tiga juta, di lapangan bisa jauh lebih tinggi,” kata Wahyudi.

‎Menurut Wahyudi, kondisi tersebut membuat sebagian investor mulai mempertimbangkan alternatif lain di luar emas Antam. “Banyak yang mulai melirik merek lain karena lebih mudah diperoleh walaupun sama-sama mahal, sebenarnya selisih harga nggak signifikan,” ucapnya.

Baca juga :   Gempa di Myanmar, Pratikno: Indonesia Segera Kirim Bantuan Medis dan Logistik

‎Menurutnya, kenaikan harga emas yang terjadi beruntun dalam satu hari ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap logam mulia sebagai instrumen lindung nilai. Ia menilai pergerakan harga emas ke depan masih berpotensi fluktuatif seiring dinamika ekonomi global. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *