Dianggap Sukses Bina BPR, Bupati Bojonegoro Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD 2023

  • Bagikan
BUAH PEMBINAAN: Sutarmini (tengah) mewakili Bupati Anna Mu'awanah menerima penghargaan pada acara puncak penganugerahan TOP BUMD Awards 2023 yang diselenggarakan di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Selasa (5/1).

INDOSatu.co – JAKARTA – Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah berhasil meraih penghargaan kategori TOP Pembina BUMD 2023, Rabu (05/04). Acara puncak penganugerahan TOP BUMD Awards 2023 yang diselenggarakan di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta oleh Top Business bekerjasama dengan I-OTDA dihadiri oleh Kepala Daerah penerima Anugerah se-Indonesia beserta Pimpinan BUMD masing-masing daerah.

Anna Mu’awanah, yang juga selaku Pembina BUMD mengapresiasi keikutsertaan PD BPR Bank Daerah Bojonegoro demi terciptanya BUMD sebagai aset bangsa di setiap daerah.

Baca juga :   Terkait Laporan Wabup ke Bupati, Kombes Gatot: Pencemaran Nama Baik Tak Terbukti

Selain itu, Pemkab juga turut serta melibatkan Bank BPR Bojonegoro untuk menyukseskan program pembangunan Pemkab setempat sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan sistem pelayanan berbasis teknologi, demi tercapainya Kualitas Pelayanan BUMD berstandar internasional melalui metode verifikasi ISO 20000.

Sutarmini, Direktur Utama PD BPR Bank Daerah Bojonegoro menjelaskan bahwa, pendampingan dan dukungan yang diterima dari Bupati Bojonegoro berdampak besar bagi perkembangan PD BPR Bank Daerah Bojonegoro.

Baca juga :   Setelah Bali, Bamsoet Gandeng Investor Manca Garap Blackstone Paradise di Mandalika Lombok

Sehingga, kata dia, tahun ini Bank BPR dapat memperoleh penghargaan kategori TOP BUMD Awards 2023 dengan predikat Bintang 5 (ekselen/luar biasa) dan perolehan TOP CEO BUMD 2023.

“Dengan perolehan penghargaan ini, memacu kami untuk lebih meningkatkan inovasi pelayanan kepada masyarakat.” terang direktur utama BPR Bojonegoro.

Kegiatan Penghargaan dan Anugerah TOP BUMD Awards merupakan acara penganugerahan terbesar di Indonesia bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga. Diantaranya, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, dengan melibatkan Dewan Juri sekitar 10 Profesor, beberapa Doktor, serta para Praktisi dan Konsultan Bisnis. Tahun ini diikuti oleh 1.156 BUMD di seluruh Indonesia. (*)

Baca juga :   Deal Tarif Rugikan Indonesia, ASOPPSI Desak Prabowo Renegosiasi dengan AS
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *