INDOSatu.co – TUBAN – Warga Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, gempar. Penyebabnya, telah ditemukan mayat perempuan atas nama Indriyanawati alias Tiang Nio, 75, di pekarangan rumah korban, Senin (30/9). Kasus tersebut kini dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.
Mayat kali pertama ditemukan seorang pegawai toko air galon dan tabung gas di belakang toko tempat dia bekerja. Dia melihat ada sesosok tubah tergeletak tanpa bergerak dalam waktu yang lumayan lama. Melihat hal aneh tersebut, pegawai tokok itu langsung menghubungi atasannya dan atasannya langsung menghubungi pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari warga, polisi langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi tubuh korban. Diketahui korban atas nama Tiang Nio alias Indriyanawati, merupakan pemilik tanah tersebut yang depan tanah tersebut disewa oleh seorang penjual air galon dan tabung gas atas nama Rahma.
Saat di lokasi TKP, Nur Aziz, juga kuasa hukum korban. Kepada wartawan Aziz menyampaikan bahwa, korban adalah kliennya yang kini sedang menjalani sidang sebagai terlapor atas sengketa eigendom (hak kepemilikan tanah) yang telah dibeli sejak tahun 1884. Tanah tersebut merupakan aset yang dibeli secara bersama oleh 5 orang, dan penggugat merupakan salah seorang cicit dari pembeli tersebut.
Aziz mencurigai, korban meninggal tidak secara alami, tetapi diduga karena ada tindak kriminal. Dia berpendapat seperti itu bukan tanpa alasan. Menurut penuturan Aziz, sebelum korban telah mengalami peristiwa yang tidak biasa. Pernah terjadi aksi pengerusakan pagar rumah milik korban, dan sebelum ditemukan meninggal, korban juga terlihat dalam kondisi baik-baik saja.
“Karena kemarin itu masih menurut Mbak Rahma yang ngontrak itu, korban terlihat masih terlihat segar-bugar,” terangnya.
Kapolsek Tuban AKP B. Priyanto ketika dikonfirmasi oleh INDOSatu.co membenarkan adanya penemuan mayat wanita atas nama Indriyanawati alias Tiang Nio. Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 09.45. Korban ditemukan di pekarangan rumahnya sendiri di Jalan Dr. Soetomo.
AKP Priyanto mengaku belum bisa menyimpulkan motif yang menjadi penyebab meninggalnya korban. Apakah meninggal secara alami atau sebab lainnya. Karena, kata AKP Priyanto, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Yang pasti, di dekat tubuh korban, tidak ditemukan alat atau benda tajam.
“Di tubuh korban tidak ditemukan bekas barang berbahaya. Jadi, kasus tersebut masih kami masih diselidiki. Semoga akan segera diketahui, motif yang menjadi penyebab tewasnya korban,” pungkas AKP Priyanto. (*)



