Dukung Eksistensi Musik Dangdut, Bupati Lamongan: Bagian Identitas Bangsa

  • Bagikan
SUMBANG LAGU: Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (tenga, pegang mik) saat menghadiri acara Ramadan Berbagi Bersama LDC dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati HUT LDC ke-7, di halaman Gedung Sport Center Lamongan, Ahad (16/4) malam.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Menjadi bagian dari identitas bangsa, melalui musik dangdut asli Indonesia, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberi apresiasi anggota Lamongan Dangdut Community (LDC), selaku forum penggiat musik dangdut di Lamongan yang hingga kini masih eksis dan kompak.

Apresiasi itu muncul saat Yuhronur menghadiri acara Ramadan Berbagi Bersama LDC dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati HUT LDC ke-7, di halaman Gedung Sport Center Lamongan, Ahad (16/4) malam.

Pak Yes, sapaan akrab Bupati Yuhronur Efendi berharap, di usia yang menginjak remaja LDC dapat semakin berjaya melalui berkesenian dan berkebudayaan dengan musik dangdut. Pak Yes mengaku bersyukur bisa hadir di tengah-tengah komunitas LDC.

“Alhamdulillah, saya bisa hadir, mengikuti, dan menjadi bagian kembali dalam perayaan ulang tahun LDC. Semoga kedepan LDC semakin jaya yang tentu ini berkesinambungan dengan berkesenian, berkebudayaan yang akan semakin maju. Selamat dan sukses, mari maju kedepan dengan penuh semangat,” tutur Pak Yes.

Baca juga :   Kunjungi Ponpes Al Fatimah, Kapolres Mohon Doa Lancar Bertugas

Sementara itu, Dewan Pembina dan Penasihat LDC, Fauzi, mengatakan bahwa, 7 tahun LDC beridir secara mandiri, telah menunjukan solidaritas dan jiwa yang kuat dengan membangkitkan emosional bersama insan pecinta dangdut.

“Terima kasih, kehadiran Bapak Bupati Lamongan (Yuhronur Efendi, Red) menunjukkan senyum kepada kita semua, khususnya LDC Lamongan, yang kita harapkan semoga semakin kuat berkarya dan UMKM yang kita galakkan juga semakin semarak. Mudah-mudahan kelak profesionalisme ini akan terbangun, pendapatan bertambah, dan seni musik dangdur di Lamongan bagian dari satu identitas bangsa juga menjadi semakin berjaya,” ujarnya.

Baca juga :   Tunggu Selama Tiga Tahun, Kambing Perah Unggul Jadi Ikon Desa Berdaya Plosowahyu

Perayaan ulang tahun yang ke-7 LDC kali ini memang sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, yakni hadirnya tenan-tenan pelaku UMKM insan penggiat dangdut. Diutarakan Ketua LDC, Happy Gutagaluh, kehadiran tenan-tenan UMKM ditengah perayaan ulang tahun LDC merupakan salah satu upaya LDC dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami juga mendukung program pemerintah. Bagi teman-teman LDC yang berjualan online maupun di rumah, kita juga menyediakan lapak-lapak dengan berjualan di sini. Tentu ini akan menambah angka penjualan lagi buat teman-teman LDC,” ungkapnya.

Debby Kurniawan, selaku Komisi X DPR RI, yang turut hadir pada kesempatan tersebut, mengatakan, LDC tidak serta merta hanya mengenai panggung, namun harus dapat berkembang dengan menyejahterakan insan dangdut.

Baca juga :   Bupati Lamongan Dianugerahi Penghargaan Pembina Desa Sadar Hukum 2023 Tingkat Jatim

“LDC ini tidak serta merta hanya di panggung, tapi bisa berkembang. Contohnya sekarang, dengan menghadirkan lapak-lapak UMKM. Upaya peningkatan kesehahteraan benar-benar dilakukan oleh LDC, dan alhamdulillah setiap tahun terus ada perkembangan dan ini harus di sambut dengan optimisme oleh seluruh anggota LDC,” ujarnya.

Ditengah semarak kebangkitan panggung musik pasca pandemi, Debby berharap, anggota LDC dapat terus menjaga peforma penampilan serta melakukan regenerasi.

“Jangan lupa regenerasi para senior dangdut, karena ini penting. Kalau tidak ada regenerasi, akan tidak ada dangdut. Baik penyanyinya, pemusiknya, dan pelaku-pelaku usaha. Mari kita terus berkarya dan regenerasi,” pungkas dia. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *