Gus Yahya Minta Warga NU Gelar Doa. Ternyata Ini Tujuannya…

  • Bagikan
BERBESAR HATI: Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf menyatakan siap melakukan dialog dengan pengurus yang berbeda pandangan untuk mendorong islah demi persatuan warga NU.

INDOSatu.co – JAKARTA – Menghadapi turbulensi di internal PBNU, Ketua PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tetap memberi perhatian terhadap bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia, terutama yang terjadi di daratan Sumatera,– mulai dari Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menyikapi berbagai bencana alam itu, pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah itu, menyerukan warga NU di seluruh Tanah Air untuk memperkuat solidaritas sekaligus menggelar doa bersama bagi keselamatan bangsa.

Baca juga :   Sampaikan Maaf, PBNU Serahkan Sanksi 5 Nahdliyin ke Israel kepada Ketua Banom

Gus Yahya menyebut, bencana alam berturut-turut menelan banyak korban jiwa dan luka-luka. Bahkan, tak sedikit warga yang kehilangan permukiman akibat bencana alam tersebut. Mneghadapi ujian berat tersebut, warga NU harus memiliki sikap empati dan kebersamaan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang wafat. Semoga para almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk para korban luka dan para penyintas, kami doakan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan,” ujarnya Gus Yahya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/11).

Baca juga :   Kampanye di Bantul, Yogyakarta, Anies Baswedan Ingatkan Negara Bukan Milik Keluarga

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya kembali menegaskan bahwa dirinya yang masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, juga menginstruksikan seluruh struktur NU, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk badan otonom, lembaga, pesantren, dan jamaah untuk melaksanakan shalat ghaib bagi para korban wafat serta menggelar istighatsah dan doa bersama memohon keselamatan bangsa.

“Ini saatnya kita memperkuat solidaritas kemanusiaan. NU harus hadir untuk saling menolong, mengutamakan kepedulian sosial, dan menjaga semangat persaudaraan di tengah masyarakat yang sedang diuji,” ujarnya.

Baca juga :   Gus Yahya Umumkan 11 Perempuan Masuk PBNU. Berikut Daftar Namanya....

Lebih lanjut Gus Yahya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkokoh gotong royong dan persatuan.

Menurut Gus Yahya, bencana alam bukan hanya menguji ketangguhan para korban, tetapi juga menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk kembali meneguhkan nilai kemanusiaan dan kepedulian kolektif.

“Semoga Allah SWT melindungi bangsa Indonesia dari berbagai bencana dan memberikan kekuatan kepada masyarakat dalam menghadapi ujian ini,” pungkas Gus Yahya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *