Israel Klaim Berhasil Bunuh Larijani dan Soleimani, Perang Makin Panas

  • Bagikan
TINGGALKAN NAMA HARUM: Kepala Keamanan Nasional, Ali Larijani (depan) saat menghadiri pawai bersama rakyat Iran dalam rangka peringatan Hari Quds tahunan di jalanan Teheran. (foto: Al Jazeera)

INDOSatu.co – TEL AVIV – Israel mengaku berhasil membunuh tokoh kunci politik Iran, Kepala Keamanan Nasional, Ali Larijani, dalam serangan Senin (16/3) malam. Larijani adalah tokoh Iran paling senior yang tewas dalam perang sejak pemimpin tertinggi Ali Khamenei terbunuh pada hari pertama perang 28 Februari 2026 lalu.

Jika kabar tersebut terkonfirmasi, kematian Larijani akan menghilangkan tokoh kunci di jantung lembaga politik dan keamanan Iran dan merupakan pukulan telak bagi Teheran.

Dilansir The Guardian, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan, selain berhasil membunuh Larijani, serangan terpisah Israel juga menewaskan komandan pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani, bersama dengan tokoh-tokoh senior Basij lainnya.

Media pemerintah Iran menerbitkan catatan tulisan tangan Larijani, yang pada dasarnya memimpin politik di balik upaya perang Iran, untuk memperingati para pelaut yang tewas dalam serangan AS yang pemakamannya diperkirakan akan berlangsung pada hari Selasa, tetapi itu bukan bukti bahwa dia masih hidup, karena kemungkinan besar catatan itu ditulis sebelum Israel melakukan pengeboman.

Baca juga :   Diadili secara In Absentia, Mantan Presiden Dijatuhi Hukuman Mati

Jika dikonfirmasi, kedua kematian tersebut menunjukkan bahwa Israel masih memiliki informasi intelijen tentang pergerakan para pemimpin tertinggi Iran di dalam Teheran, dan dapat menggunakannya serta kendali hampir total AS atas wilayah udara Iran untuk menyerang sesuka hati.

Larijani beberapa hari sebelumnya terlihat di jalan-jalan Teheran menghadiri pawai Hari Quds tahunan. Ia diangkat sebagai sekretaris dewan keamanan nasional tertinggi pada bulan Agustus setelah serangan AS-Israel sebelumnya terhadap Iran pada Juni 2025 lalu.

Baca juga :   Alaska Gagal Hasilkan Damai, Zelensky akan Temui Trump di Washington

Dan pada hari Senin (16/3) siang, ia mengeluarkan pernyataan kepada umat Muslim di seluruh dunia untuk mendukung Iran dalam perjuangannya dan menantang para pemimpin negara-negara Teluk untuk menjelaskan mengapa mereka masih mengizinkan pangkalan AS di negara mereka digunakan untuk menyerang Iran.

Sementara itu, Iran mengonfirmasi tewasnya pejabat tinggi keamanan nasional, Ali Larijani, sebagaimana dilaporkan media Iran. Konfirmasi tersebut menandai perkembangan besar dalam konflik yang terus memanas antara Iran vs AS dan Israel. Israel mengklaim telah menewaskan Larijani dalam serangan udara.

Baca juga :   Trump Pastikan AS Kirim Lagi Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah

Dalam perkembangan terpisah, Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps juga memastikan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani, tewas dalam serangan Amerika-Israel. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *