INDOSatu.co – TUBAN – SD Muhammadiyah 1 (MuTu) Bancar, Kabupaten Tuban punya cara unik dalam mewadahi minat dan bakat siswa taman kanak-kanan (TK) dan Raudlatul Athfal (RA) sejak dini. Tak heran, ketika SD favorit di Kecamatan Bancar itu menggelar Festival Membatik, peserta yang ikut sangat antusias.
Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan peserta kegiatan yang dititeli MuTu Fest itu tampak telaten mengikuti kegiatan membatik yang diadakan oleh SD terbaik di wilayah Pantura, Bancar, Kabupaten Tuban itu.
Peserta festival membatik terdiri dari siswa-siswa TK (Taman Kanak-Kanak) dan RA (Roudhatul Athfal) yang ada di wilayah Kecamatan Bancar dan sekitarnya.
Ketua panitia MuTu Fest, Jumali, mengatakan bahwa, festival membatik itu diadakan karena ingin menumbuhkan bakat seni membatik sekaligus membudayakan batik yang merupakan warisan budaya yang sudah diakui oleh UNESCO.
“Kami mengadakan fastival membatik agar generasi selanjutnya mengenal dan bisa membatik,” kata Jumali kepada INDOSatu.co, Sabtu (24/1).
Sementara itum kepala SD Muhammadiyah 1 Bancar Suwanto dalam sambutannya menegaskan, festival membatik itu digelar agar anak-anak sudah mengenal batik sejak masih usia taman kanak-kanak.
Selain itu, Suwanto juga berharap, ingin mengenalkan kepada peserta dan masyarakat bahwa SD Muhammadiyah 1 Bancar merupakan satu-satunya sekolah di Kecamatan Bancar yang ada ekstrakurikuler membatik secara tulis dengan menggunakan canting.
Selama kegiatan, siswa-siswi dari TK dan RA semangat mengikuti kegiatan membatik dengan didampingi oleh guru beserta anggota ekstrakurikuler membatik dari SD Muhammadiyah 1 Bancar.
Asiah, salah satu wali siswa yang ikut mendampingi juga nampak senang dan ikut membatik bersama anaknya. “Sangat menyenangkan bisa belajar membatik di festival membatik yang diadakan oleh SD Muhammadiyah 1 Bancar, sehingga bisa melatih kreativitas anak – anak,” kesan Asiah.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan tambahan semangat agar kita tidak lupa akan akar budaya kita,” pungks Suwanto. (*)





