Ketua DPD RI Dukung Cari Potensi Bibit Sepakbola dari Kalangan Santri

  • Bagikan
GALI POTENSI SANTRI: Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung penuh pencarian bibit pesepakbola dari kalangan santri.

INDOSatu.co – SURABAYA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung pencarian bibit sepakbola berbakat dari kalangan santri. Menurut senator asal Jawa Timur itu,, segala potensi yang ada harus dikembangkan untuk mendapatkan bibit berbakat tersebut.

“Saya kira itu langkah yang tepat dan perlu kita dukung. Ada banyak bibit berbakat dari kalangan santri yang harus dikembangkan potensinya,” kata LaNyalla di sela reses di Jawa Timur, Minggu (20/2).

Baca juga :   Ketua PSSI Pastikan Pemerintah Mendukung BRI Liga 1

Bibit-bibit pesepakbola dari kalangan santri ini, kata LaNyalla, diharapkan muncul melalui kompetisi Liga Santri Piala KASAD.

Untuk itu, LaNyalla meminta pondok-pondok pesantren mengirimkan tim terbaiknya untuk unjuk kebolehan dalam event sepakbola tersebut.

“Saya mendorong keikutsertaan serta partisipasi yang tinggi dari para santri dan menunjukan kemahirannya dalam bermain bola. Jadi, santri tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkarya di bidang olahraga,” tegas LaNyalla.

Baca juga :   Ketua MPR RI Bamsoet Serahkan Tropi Juara World Superbike Mandalika 2023

Terobosan tersebut, kata dia, merupakan langkah baru yang bisa menjadikan sepakbola yang mampu mewadahi semua kalangan, sepakbola menjadi wadah untuk mempererat bangsa.

“Sepakbola itu wadah bagi semua. Sepakbola adalah alat pemersatu bangsa. Manfaatkan hal ini dengan baik agar semua dapat terwakili dengan baik,” paparnya.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini, mengatakan, gelaran ini sebelumnya pernah dilaksanakan oleh KASAD dan Kemenpora. Untuk tahun ini, pihaknya menggandeng PSSI dan bergulir di semua daerah.

Baca juga :   Peringati KAA, LaNyalla Ingatkan Pemerintah Belajar dari Kasus Sri Lanka Bangkrut Terjerat Utang

Format kompetisi sendiri menggunakan sistem home tournament dan sistem pertandingan setengah kompetisi. Untuk di Jatim bakal diputar di dua tempat, yakni Surabaya dan Malang. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *