INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mendistribusikan kendaraan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berupa mobil pick-up di Alun-Alun Lamongan, Selasa (17/3) sore.
Dengan penerimaan kendaraan tersebut, Kabupaten Lamongan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerima bantuan mobil pick-up untuk menunjang operasional KDKMP. Sebanyak 20 unit kendaraan diserahkan oleh PT Agrinas kepada pengurus koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi desa.
Usai menyerahkan kendaraan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak seluruh pengurus KDKMP dan kepala desa untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan secara optimal serta mempersiapkan pengembangan usaha koperasi secara matang.
“Kita semua harus menyambut baik fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah dalam mendukung program Presiden RI. Mohon dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Dengan pemanfaatkan mobil secara baik, saya yakin ekonomi di desa seluruh Kabupaten Lamongan akan tumbuh dengan baik,” tutur Pak Yes.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menegaskan bahwa, dukungan kendaraan operasional untuk KDKMP dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, Pemkab Lamongan telah mendistribusikan kendaraan roda tiga, kemudian truk, dan kini mobil pick-up.
Turut hadir dalam penyerahan pick-up tersebut, Dandim 0812 Lamongan Letkol (Inf) Deni Surya Anggo Digdo. Dia menyampaikan bahwa, terpilihnya Lamongan sebagai lokasi pertama distribusi merupakan hasil dari kinerja positif daerah dalam progres pembangunan koperasi secara nasional.
“Kami dari wilayah Kabupaten Lamongan, bersama Pak Bupati dan seluruh jajaran Forkopimda, melaksanakan perintah Bapak Presiden ini dengan maksimal. Setiap hari kami melaporkan pembaruan progres pembangunan koperasi ini,” jelasnya.
Dandim Letkol Deni juga mengungkapkan, bantuan armada ini akan terus berlanjut. Dalam waktu dekat, kata dia, akan datang tambahan 40 unit mobil pick-up 4×4 yang akan segera didistribusikan ke koperasi yang telah siap beroperasi.
Dengan pendistribusian tahap awal sebanyak 20 unit ini, KDKMP di Lamongan diharapkan dapat segera mengoptimalkan pengelolaan potensi ekonomi desa, memperlancar distribusi logistik, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)





