Lamongan Siap Berkontribusi Wujudkan Jatim Tangguh dan Bertumbuh

  • Bagikan
SALAMI STAF: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, Senin (13/10).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi mewujudkan Jawa Timur tangguh dan bertumbuh, dengan menguatkan sektor pertanian, ekonomi, sumber daya manusia (SDM), hingga kawasan industri.

Kesiapan Pemkab Lamongan itu diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat bertindak menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, Senin (13/10).

Momentum peringatan delapan dekade yang mengambil tema “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” itu juga dimaknai untuk terus memperkuatkan sinergi mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Baca juga :   Kenalkan Ikon Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat HUT ke-51 Korpri

Pada sektor pertanian, capaian sebagai lumbung pangan Jawa Timur terus dipertahankan. Kota Soto adalah salah satu produsen padi terbesar di provinsi Jawa Timur. Tidak hanya padi, juga komoditas unggulan lainnya seperti jagung dan kedelai.

Kabupaten Lamongan juga merupakan bagian dari kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) di Jawa Timur. Karena posisi strategisnya, Lamongan mendukung pusat ekonomi dan konektivitas regional.

Baca juga :   Progres Bengawan Jero Capai 50 Persen, Bupati Lamongan Pastikan Selesai Desember

“Momentum peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur harus kita maknai agar lebih menguatkan kontribusi Kabupaten Lamongan untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Yakni dengan komitmen mempertahankan dan memaksimalkan sektor pertanian, ekonomi, sumber daya manusia, hingga kawasan industri,” tutur Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga menyampaikan sambutan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengajak masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum memperkuat semangat ketangguhan dan pertumbuhan berkelanjutan.

Baca juga :   Buntut Pergi ke Luar Negeri, Bupati Bojonegoro Dilaporkan ke Gubernur Khofifah

Didalamnya ditegaskan bahwa masa depan membutuhkan lompatan yang lebih progresif dengan menanamkan filosofi kerja yang mencerminkan karakter khas Jawa Timur. Filosofi kerja itu bisa dirumuskan dalam Jatim BISA, yang berarti Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *