INDOSatu.co – BOGOR – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Launching Pasar Tani PKS; Petani Kuat, Peternak Kuat, Nelayan Kuat. Indonesia Berdaulat di Kantor DPTP PKS Kabupaten Bogor, Sabtu (14/2). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PKS dalam memperkuat ekonomi mandiri berbasis kader dan masyarakat.
Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan, Riyono Caping, menyampaikan bahwa, Pasar Tani merupakan program unggulan Bidang Petani Peternak dan Nelayan untuk menjalankan agenda nasional PKS di bidang kemandirian ekonomi.
“Pasar Tani sebagai program unggulan Bidang Tani Ternak Nelayan untuk menjalankan program nasional kita yang berkaitan dengan ekonomi mandiri,” kata Riyono dalam keterangannya, Ahad (15/2).
“Kita mulai dari yang terdekat. Jika kita punya lahan kosong, kita tanami sayuran. Kita pelihara ayam. Gerakan ekonomi mandiri ini kita mulai dari yang paling sederhana, paling merakyat, dan bisa dilakukan oleh semua orang,” lanjut Riyono.
Ia menegaskan, Pasar Tani bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan membangun ekosistem ekonomi rakyat. Menurutnya, Pasar Tani menjadi ruang yang didorong untuk menghidupkan UMKM dan memperkuat rantai distribusi produk petani, peternak, dan nelayan secara langsung kepada masyarakat.
“Pasar Tani menjadi ekosistem yang kita dorong untuk menghidupkan UMKM. Secara nasional, kita ikut mendukung kedaulatan pangan, salah satunya pada komoditas beras yang sudah kita capai di beberapa kabupaten/kota,” tanas Riyono.
Riyono juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 79 DPD yang terlibat dalam pelaksanaannya di berbagai daerah di Indonesia.
Untuk pelaksanaan Pasar Tani Nasional selama dua hari, PKS menargetkan minimal omzet sebesar Rp 1 miliar. Sementara itu, BPPN secara nasional menargetkan perputaran ekonomi dari program Pasar Tani mencapai minimal Rp10 miliar dalam satu tahun.
“Pasar Tani adalah pasarnya kader untuk masyarakat. Kita ingin kader hadir membawa manfaat ekonomi, menggerakkan produksi, distribusi, dan konsumsi secara sehat dan mandiri,” pungkas Riyono.
Melalui program ini, PKS menegaskan komitmennya dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional serta membangun fondasi ekonomi rakyat yang kokoh, dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. (*)



