Ngaji Bareng Gus Iqdam di Ramadan Akhir, Lamongan Gelar Doa Bersama

  • Bagikan
BERKAH RAMADAN: KH. Muhammad Iqdam Kholid saat mengisi pengajian yang dititeli Ngaji Bareng Gus Iqdam di halaman Masjid Agung Lamongan, Ahad (15/3).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Ngaji Bareng Gus Iqdam yang diikuti ribuan jamaah, di halaman Masjid Agung Lamongan, Ahad (15/3).

Kegiatan ini digelar dalam rangka mengisi sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dengan kegiatan keagamaan sekaligus doa bersama untuk keberkahan daerah dan seluruh warga Lamongan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gus Iqdam yang telah hadir memberikan tausiyah serta motivasi spiritual kepada masyarakat Lamongan di penghujung Ramadan 1447 Hijriyah.

Baca juga :   Sikapi Putusan Bawaslu, Teguh Anggap Anwar Sholeh Tetap Dulur, soal KPU Diserahkan ke PDIP

“Terima kasih Gus Iqdam yang di sepuluh hari terakhir Ramadan ini telah memberikan motivasi sekaligus menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Lamongan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut di hadapan para jamaah.

Pak Yes juga menyampaikan bahwa pengajian akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat doa dan harapan bersama bagi kemajuan Lamongan. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini tidak hanya memperkuat ibadah di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi ikhtiar batin dalam menghadapi berbagai tantangan yang sedang dihadapi masyarakat.

Baca juga :   Rekontruksi Situs Makam Mbah Ratu Lamongan, Wujudkan Kawasan Destinasi Religi

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyelenggarakan pengajian akbar bersama seluruh jamaah. Kita berdoa bersama agar Lamongan senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari bencana, serta menyongsong Lamongan yang lebih megilan,” ungkap Pak Yes.

Lebih lanjut, Pak Yes menyampaikan harapan utama, yakni berharap kondisi cuaca ke depan semakin bersahabat, sehingga berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Muhammad Iqdan Kholid (Gus Iqdam) menyampaikan bahwa kegiatan ngaji bersama merupakan bentuk ikhtiar spiritual bersama masyarakat Lamongan.

Baca juga :   Lamongan Raih Tiga Penghargaan Nirwasitha Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup

“Ini kegiatan yang luar biasa. Apalagi saat ini ada sebagian wilayah yang sedang dilanda banjir. Salah satu ikhtiar kita dalam menghadapi berbagai persoalan adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak doa kepada Sang Pencipta,” tutur Gus Iqdam.

Gus Iqdam juga mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri agar mendapatkan keberkahan serta kemuliaan malam Lailatul Qadar. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *