INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemkab Lamongan, Jawa Timur, menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Lamongan saat Musyawarah Daerah (Musda) ke XII Muhammdiyah setempat di Universitas Muhammadiyah (UM) Lamongan, Sabtu (4/3).
Penyerahan satu unit mobil ambulans tersebut merupakan bentuk realisasi visi dan misi yang diusung Lamongan, yakni “Mewujudkan Kejayaan Lamongan Yang Berkeadilan”. Kejayaan yang dimaksudkan, yakni Muhammadiyah Lamongan dinilai mampu mewujudkan inklusifnya mendukung pembangunan berkelanjutan di Lamongan. Mulai bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi, yang mana ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat di Lamongan.
Diserahkan secara langsung kepada Ketua PDM Lamongan Sodikin, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menuturkan bahwa, kesehatan menjadi salah satu prioritas program di Lamongan yang akan terus diupayakan melalui program prioritas “Lamongan Sehat”. Tujuan utamanya, yakni mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Lamongan. Selain melengkapi fasilitas kesehatan, Pemkab Lamongan juga gencar melakukan peningkatan kualitas pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Indeks kesehatan di Lamongan masuk kategori tinggi, yakni, 0,81. Kami akan terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi tersebut dengan cara memberikan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tutur Bupati Yuhronur.
Lebih lanjut, kata Pak Yes, sapaan akrab bupati, mengatakan bahwa, pembangunan berkelanjutan yang inklusif akan terus dilakukan melalui adanya kolaborasi Pemerintah dengan berbagi pihak, salah satunya bersama Muhammadiyah Lamongan karena fokus utama Muhammadiyah Lamongan ialah schooling, healing, feeding, dan entrepreneurship, yang mana tidak jauh dari program prioritas Lamongan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Lamongan Shodikin mengatkan, sinergitas Muhammadiyah dengan Pemerintah Daerah akan terus dirintis untuk mencapai tujuan utama, yakni masyarakat Lamongan yang sejahtera.
“Sinergitas akan terus kami bangun. Kami juga akan saling mendukung untuk mewujudkan tujuan utama kami, yang terdiri dari schooling, healing, feeding, dan entrepreneurship di Lamongan,” tegas Shodikin pada kegiatan Musda yang mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan, Menuju Kejayaan Lamongan”.
Shodikin juga memaparkan bahwa, kegiatan rutin 5 tahun sekali itu pada periode yang akan datang akan memusatkan pada bidang pendidikan di Lamongan. Sebab, kata dia, dengan adanya pendidikan yang berkualitas, akan mencetak generasi yang unggul. Muhammadiyah juga akan berusaha menjadi khaira ummah atau karakter mencintai ilmu dan akan terus berupaya menyusun solusi dalam menghadapi tantangan saat ini, yakni digitalisasi dan generasi millenial agar tetap berpendidikan dengan terus menggemakan religiusitas. (*)