Pakan Ternak Terbesar se-Asia Tenggara akan Dibangun di Lamongan

  • Bagikan
KERJA KOLABORATIF: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (batik hijau) saat melakukan panen raya jagung serentak kuartal II, di Mapolsek Tikung, Kamis (5/6).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Sebagai daerah yang tidak memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlebih, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi terus mencari terobosan dan inovasi agar daerah yang dipimpinnya menjadi incaran investor, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Dalam rangka mewujudkan program Presiden Prabowo Subianto swasembada pangan, misalnya, Pemkab Lamongan tidak hanya menambah luasan tanam yang terus digencarkan untuk memenuhi target pusat, tetapi juga kapasitas penampungan hasil produksi pertanian.

Pada komoditas jagung yang terus mengalami surplus dari panen kuartal pertama hingga kuartal kedua, maka penampungan hasil produksi pertanian sangat dibutuhkan untuk segera dibangun. Dan Kabupaten Lamongan disebut sebagai salah satu daerah yang akan dibangun industri pengelolaan pakan ternak terbesar se Asia Tenggara.

Baca juga :   Berangkatkan KORMI ke Fornas VIII, Pak Yes Pesan Harumkan Nama Daerah

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, saat menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen raya jagung serentak kuartal II di Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (5/6).

Hadir secara daring, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan jajaran Forkopimda serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Lamongan. Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, mengaku siap mendukung dibangunnya industri pengelolaan pakan ternak terbesar se Asia Tenggara di Lamongan, tepatnya di kawasan Jakamitra, Kecamatan Paciran.

Baca juga :   Merawat Tradisi, Bupati Bojonegoro Serukan Toleransi di Perayaan Cap Go Meh 2023

“Tentu Pemkab Lamongan, Pokres Lamongan dan lainnya sangat mendukung kerja sama gabungan pengusaha pakan ternak untuk mengelola hasil panen jagung menjadi pakan ternak. Terlebih lokasinya ada di Lamongan,” tutur Pak Yes saat melakukan panen raya jagung serentak kuartal II, di Mapolsek Tikung, Kamis (5/6).

Lokasi pengelolaan pakan ternak yang akan dibangun di Lamongan pada 2026 mendatang, akan memiliki kapasitas penampungan sebesar 92 ribu ton dan 1.733 ton/hari pengeringan.

Baca juga :   Dua Ratus Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, Kabupaten Lamongan akan menjadi pilot project sekolah tangguh ketahanan pangan rakyat (sentra), yang merupakan kerja sama dari Polda Jatim dan Universitas Negeri Surabaya.

Pada panen raya jagung serentak kuartal II di atas 0,3 hektare di lahan Mapolsek Tikung, berhasil panen dengan provitas 1,5 ton. Untuk panen kuartal III akan dilaksanakan di Kecamatan Solokuro. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *