INDOSatu.co – BOJONEGORO – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemkab Bojonegoro, Jumat (20/2) disambut antusias warga setempat. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Malowopati dan kawasan Jalan Mas Tumapel dimanfaatkan warga untuk berbelanja.
Meski diwarnai mendung dan rintik hujan, antusiasme warga untuk menghadiri Bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah (GPM tetap tak surut. Warga silih berganti datang untuk sekedar memenuhi kebutuhan.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir meninjau lokasi menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita kesabaran, kepedulian, dan semangat untuk berbagi. Bazar UMKM ini sengaja kami gelar untuk menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memberi peluang bagi UMKM Bojonegoro agar terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Wahono.
Kehadiran Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi magnet utama bagi pengunjung. Di bawah payung dan rintik hujan, Suzayanah, misalnya tetap sabar mengantre demi mendapatkan paket sembako dengan harga miring.
Hal senada diungkapkan oleh Hidayah, warga Bojonegoro yang merasa sangat terbantu dengan adanya intervensi harga dari pemerintah ini.
“Alhamdulillah, Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan dapur sehari-hari, apalagi harga sembako naik saat bulan puasa. Semoga kegiatan ini bisa terus diselenggarakan dan dinikmati semua masyarakat Bojonegoro,” tutur Hidayah dengan penuh syukur. (*)



