INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya melakukan percepatan penanganan banjir yang menggenang di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan koordinasi bersama berbagai pihak seperti BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo, PU SDA dan BPBD Jatim.
Dari koordinasi tersebut, diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bahwa pada Rabu (18/2), telah ditambahkan 6 unit pompa air di Sluis Kuro Kecamatan Karangbinangun untuk percepatan penanganan banjir.
Dikatakan Pak Yes,sapaan akrab Bupati Lamongan, bahwa penambahan 6 unit pompa (2 pompa BBWS Bengawan Solo, 3 pompa PU SDA Provinsi Jatim, dan 1 pompa BPBD Provinsi Jatim) yang mulai terpasang ini mampu membantu mengeluarkan 2.500 liter per detik. Tidak hanya itu, diungkapkan Pak, beliau selain penambahan pompa juga Waduk Gondang Sugio juga mulai dibuka untuk dialirkan ke waduk-waduk kecil di sekitarnya.
Diharapkan, kata Pak Yes, dengan tambahan pompa ini nanti akan lebih banyak lagi air yang dikeluarkan, dan memang hari ini perbedaan antara Kuro luar dan Kuro dalam masih sangat tinggi, hampir sekitar 1 meter. Sehingga, pihaknya akan terus berupaya untuk mengeluarkan, semoga cuaca mendukung.
”Di samping itu hari ini kita juga pelan-pelan membuka Waduk Gondang, kita mengeluarkan beban di Waduk Gondang ini supaya tidak terus mengimbas, kita arahkan ke waduk-waduk kecil,” ungkap Pak Yes.
Jelang Ramadan ini, Pak Yes juga menyalurkan bantuan sembako ke beberapa wilayah terdampak banjir, diantaranya yakni Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Desa Soko dan Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun.
“Bantuan kepada masyarakat ini terus kita atur prosesnya. Kali ini dalam menghadapi Ramadan akibat keterbatasan akses untuk bisa belanja, akan kita tambahkan bantuan sembako bagi masyarakat,” imbuhnya. (*)





