INDOSatu.co – TOLITOLI – Bupati Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Amran H. Yahya meresmikan Dana bergulir masyarakat eks PNPM menjadi BUMDes Bersama di Desa Bilo, Kecamatan Ogodeide, pada Selasa (31/10).
Dalam sambutannya, Bupati Amran mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia berharap, BUMDesma tersebut bermanfaat bagi masyarakat Desa Bilo dan sekitarnya.
‘’Kita tahu bahwa pendirian BUMDesma merupakan kebutuhan dan juga karena potensi yang dimiliki Desa Bilo, umumnya Kecamatan Ogodeide,’’ kata Amran.
Amran mengatakan, pendirian BUMDesma menjadi penting karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan di bidang perekonomian desa, pendapatan aktif, dan pengelolaan pontensial desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
BUMDesma, kata Amran, berperan penting dalam rangka memutar roda perekonomian masyarakat desa. Karena itu, BUMDesma diharapkan harus lebih jeli melihat pontensi yang ada di desa serta mampu memanfaatkan pontensi tersebut untuk mengembangkan berbagai bidang usaha.
Sedangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tolitoli melaporkan bahwa, dari 10 kecamatan, baru tiga kecamatan yang melakukan transformasi eks PNPM Mandiri menjadi BUMDesma. Dan BUMDesma yang diresmikan hari ini adalah yang ketiga.
Peresmian BUMDes itu terjadi berkat kerja sama dari semua pengurus, sehingga dalam waktu yang singkat, tepatnya pada Februari 2023, telah melakukan percepatan penyehatan terhadap kelompok simpan pinjam yang ada di Kecamatan Ogodeide.
Berdasarkan analisa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), BUMdesma yang baru diresmikan bupati masuk kategori kuat dan sehat.
Sementara, Camat Ogodeide Supardi menjelaskan nama BUMDesma yang baru diresmikan bupati dinamakan BUMDesma ITO JOJO, Kecamatan Ogodeide, karena sudah disepakati semua pihak dalam forum antar desa yang diselenggarakan pada 9 Februari 2023. ITO JOJO diambil dari bahasa Dondo yang artinya kita semua.
‘’Jadi, harapan saya, mudah-mudahan dengan nama BUMDesma ITO JOJO, seluruh masyarakat Kecamatan Ogodeide merasa memiliki serta berniat untuk mengembangkan di masa mendatang karena ini merupakan aset kecamatan Ogodeide,’’ kata Supardi.
Selain menampilkan tarian penyambutan dari komunitas tarian Flores di Desa Pagaitan, kegiatan tersebut juga digelar aktraksi seni bela diri yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMPN 1 Ogodeide.
Tampak hadir kelompok simpan pinjam Kecamatan Ogodeide, kepala desa se-Kecamatan Ogodeide, Kapolsek Ogodeide, serta Kepala KUA Kecamatan Ogodeide. (*)

