Resmikan RSUD Ki Ageng Brondong, Bupati Dekatkan Yankes Warga Pantura

  • Bagikan
RESMI DIFUNGSIKAN: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (empat dari kiri) memotong tumpeng menandai peresmian drkaligus difungsikannya RSUD Ki Ageng Brondong untuk melayani layanan kesehatan warga pantura Lamongan, Rabu (18/6).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ki Ageng Brondong, Kabupaten Lamongan diresmikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (18/6). Dengan demikian, layanan kesehatan warga Lamongan bagian pantura dipastikan akan semakin dekat karena mudah dijangkau.

Peresmian RSUD Ki Ageng Brondong yang di wilayah pantura itu merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memberikan pemerataan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Mengingat pantura adalah wilayah yang keberadaannya jauh dari layanan RSUD yang ada di Lamongan.

“Pada visi pembangunan Lamongan, ada tiga pilar utama, yakni tumbuh ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya,” kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Baca juga :   DPRD Lamongan Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Hadirnya RSUD Ki Ageng Brondong adalah wujud realisasi pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur. Karena sebelumnya masyarakat pantura melakukan pengobatan di kabupaten tetangga karena lokasinya yang jauh dari kota.

Selanjutnya, orang nomor satu di Lamongan itu menjelaskan bahwa, selain mendekatkan pelayanan kesehatan, hadirnya rumah sakit ke 20 di Lamongan itu juga untuk memberikan mutu yang maksimal dalam memperoleh layanan kesehatan (yankes).

Meski masih masih tipe D, RSUD Ki Ageng Brondong memiliki beberapa poli untuk perawatan media. Yakni poli anak, poli penyakit dalam, poli bedah, dan poli kandungan. poli gigi dan medical check up.

Baca juga :   Bupati Lamongan Terus Berupaya Tingkatkan Angka Harapan Hidup

Sedangkan fasilitas yang tersedia di RSUD Ki Ageng Brondong Lamongan juga terdapat instalasi rawat jalan, instalasi farmasi, instalasi radiologi, instalasi gawat darurat, laboratorium, ruang operasi, instalasi rawat inap, ruang bersalin, instalasi bedah central, dan Intensive Care Unit (ICU).

“Pelayanan maksimal kesehatan di Lamongan akan terus dilakukan, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Terbukti pada tahun 2024 indeks kesehatan di Lamongan masuk kategori tinggi yakni 0,843 (dari skala 0-1),” jelasnya.

Baca juga :   Berangkatkan Laskar Gema Tawaf, Bupati Yes: Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Diungkapkan Pak Yes, setelah peresmian, akan dilakukan visitasi BPJS Kesehatan, dengan tujuan untuk memastikan fasilitas kesehatan tersebut memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan oleh BPSP, serta untuk mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan kepada peserta BPJS.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Chaidir Annas mengatakan, setelah dilakukan soft opening pada 3 Juni 2025 lalu, Rumah Sakit Ki Ageng Brondong sudah memberikan beberapa layanan kesehatan kepada masyarakat, salah satunya adalah layanan rawat inap sejumlah tujuh orang pasien. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *