INDOSatu.co – JAKARTA – Sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan silaturrahmi dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Jumat (17/10).
Rombongan PKS itu antara lain Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, Ketua Majelis Syura Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal M. Kholid, dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) PKS, Pipin Sopian. Para pengurus PKS kompak menggunakan batik, sedangkan Sjafrie berseragam safari.
Elite-elite PKS itu tiba sekitar pukul 07.50 WIB dan langsung disambut dengan lagu “Bela Negara” dan “Mars PKS” di ruang Aula Bhinneka Tunggal Ika.
Setelah mendengarkan lagu-lagu, Sjafrie menjamu PKS untuk duduk di ruangan yang sama seperti saat menjamu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Rabu (15/10).
Menhan didampingi oleh Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, Sekjen Tri Budi Utomo, dan Irjen Rui Duarte. Setelah itu, pertemuan digelar secara tertutup dan awak media dipersilakan untuk menunggu pertemuan selesai.
“Kami mendengar dan mendapatkan penjelasan dari beliau tentang sistem pertahanan kita, sistem keamanan dan pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata) itu dan bagaimana peran masyarakat untuk menguatkan pertahanan kita,” kata Ketua Dewan Syura PKS Sohibul Iman kepada wartawan usai bertemu Sjafrie di Kementerian Pertahanan.
Menurut Sohibul, Kementerian Pertahanan sudah menjalankan sistem pertahanan tersebut dengan maksimal. Itu terbukti dari terciptanya situasi yang kondusif dan aman di wilayah Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Sohibul juga memberikan masukan kepada Sjafrie tentang langkah pendekatan yang tepat yang bisa dilakukan dalam meredam konflik.
“Ada pendekatan yang lebih komprehensif yaitu terkait dengan human security approach. Pendekatan keamanan manusia yang tentu ini melampaui persoalan pertahanan fisik militer,” kata Sohibul. Masukan tersebut pun diterima dengan baik oleh Sjafrie.
Sementara itu, di tempat yang sama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi kunjungan yang dilakukan jajaran PKS.
“Kita menyampaikan rasa hormat, kami dikunjungi pada hari ini. Yang pertama untuk memperkokoh persatuan nasional dan juga sekaligus mengintroduksikan memperkenalkan pertahanan rakyat semesta yang kita bangun dalam rangka mendukung stabilitas nasional,” pungkas mantan Pangdam Jaya itu. (*)



