Sego Boran Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

  • Bagikan
BERKAH SEGO BORAN: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara pada agenda Penyerahan Apresiasi Seniman/Pelaku Budaya, Tunjangan Kehormatan Juru Pelihara Cagar Budaya, dan Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Ahad (22/2) di Malang, Jawa Timur.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Kuliner khas daerah Kabupaten Lamongan, Sego Boran resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2025.

Sertifikat penetapan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara pada agenda Penyerahan Apresiasi Seniman/Pelaku Budaya, Tunjangan Kehormatan Juru Pelihara Cagar Budaya, dan Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Ahad (22/2) di Malang, Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Lamongan memaknai penetapan terhadap Sego Boran, bukan hanya menjadi kebanggaan, melainkan juga peluang strategis untuk mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Baca juga :   Orbitkan Mahasiswa untuk Lintas Negara, UMY Kirim 38 Mahasiswa ke Tujuh Negara

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus melakukan upaya promosi dan pengembangan kuliner khas daerah agar semakin dikenal luas dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

Upaya promosi itu, kata  Mas Dirham, sapaan akrab Wabup Lamongan, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menjaga identitas daerah melalui pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Baca juga :   Jalan Sehat Bareng Panwaslu, Bupati Ajak Warga Turut Awasi Pilkada 2024

Sego Boran ditetapkan dalam kategori WBTb bidang Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan negara atas kekayaan budaya lokal yang terus dijaga kelestariannya. Dengan penetapan tersebut, menjadikan Kabupaten Lamongan semakin kuat sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya.

Sebelumnya, sejumlah tradisi dan budaya Lamongan juga telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia, di antaranya Kentrung, Jaran Jenggo, Mendhak Sanggring, dan Perahu Ijon-Ijon.

Baca juga :   Gelar Thengul Internasional, Ratusan Delegasi Empat Negara Siap Datang ke Bojonegoro
MENGGODA SELERA: Nikmatnya sego boran membuat pengunjung dari luar daerah ingin selalu menikmatinya jika mengunjungi Kota Lamongan.

Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan tunjangan kehormatan kepada para Juru Pelihara Cagar Budaya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga dan merawat situs bersejarah.

Tunjangan sebesar Rp1.500.000 tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pelestarian warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun takbenda.

Mas Dirham juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga, melestarikan, dan membanggakan warisan budaya daerah sebagai identitas dan kekuatan Lamongan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *