Tepis Imbalan Materi, Sekjen ReJO Klaim Eggi Pimpin Doakan Jokowi

  • Bagikan
BERI PENJELASAN: Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJO) Muhammad Rahmad menyikapi pertemuan Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah.

INDOSatu.co – JAKARTA – Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJO) Muhammad Rahmad buka suara menjawab pertanyaan publik terkait pertemuan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana dan Koordinator Advokat TPUA Damai Hari Lubis bertandang ke rumah mantan Presiden RI, Joko Widodo di kediamannya di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1).

”Benar ada pertemuan itu. Saya yang menjadi saksi. Hanya saya dan Pak Darmizal (Ketua umum Relawan Jokowi, Red) yang ikut mendampingi dalam pertemuan itu,” kata Muhammad Rahmad saat dihubungi INDOSatu.co melalui ponselnya, Ahad (11/1).

Rahmad mengakui, bahwa pertemuan tersebut tak ubahnya sebagai silaturrahim biasa yang dilakukan oleh antar-figur publik. Dan silaturrahim tersebut sangat baik dan didukung banyak pihak.

”Silaturrahim itu atas kesadaran pak Eggi dan Pak Damai Lubis sendiri. Intinya, beliau-beliau bermaaf-maafan. Kami hanya memfasilitasi saja,” kata Rahmad.

Baca juga :   Anas Urbaningrum Bebas 11 April, Sahabat Anas Diminta Jaga Keamanan dan Ketertiban

Menurut Rahmad, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan berjalan dengan baik. Saking hangatnya suasana dalam pertemuan tersebut, selain berpelukan lumayan lama, Eggi Sudjana juga sempat memimpin doa untuk mantan Presiden ke-7 Joko Widodo dan keluarganya.

”Saya saksinya. Pak Eggi mendoakan Pak Jokowi dan keluarga agar terus diberi kesehatan, perlindungan, dan kesejahteraan,” kata Rahmad.

Rahmad mengungkapkan, doa yang dipanjatkan Eggi dianggapnya sangat tulus dan bukan doa yang asal ucap saja. Sikap percaya Rahmad itu karena doa adalah ritual yang kaitannya dengan Allah SWT.

”Masak memanjatkan doa berniat mau nge-prank sama Allah SWT. Bisa repot (kualat, Red) kita,” kata Rahmad.

Rahmad mengaku tidak tahu penjelasan Eggi Sudjana dan Damai Lubis pasca bertemu dengan Jokowi tersebut. Hnaya, Rahmad menyadari, mungkin posisi Eggi serba salah setelah pertemuan tersebut mencuat dan heboh ke publik. ”Tetapi, prinsipnya, silaturrahim adalah langkah baik,” tukas Rahmad.

Baca juga :   Capres Anies, Awali Kampanye di Tanah Merah, Pungkasi di Ponpes Bogor, Dihadiri Ribuan Massa

Jika Eggi sekarang menjadi perhatian publik, kata Rahmad, hal itu bisa dimaklumi. Sebab, Eggi lah orang yang pertama mengkritisi ijazah Jokowi yang dianggap sebagai ijazah palsu. Sedangkan, Roy Suryo dan kawan-kawan hanya diminta untuk menjadi saksi ahli saja.

”Itu kira-kira yang membuat Pak Eggi serba pakewuh (salah), tapi saya tidak persisnya seperti apa,” kata Rahmad.

Kabar adanya imbalan materi untuk pertemuan tersebut, Rahmad menjelaskan, bahwa sepengetahuan dirinya, tidak ada transaksi apapun. Pertemuan tersebut murni hanya silaturrahim atas kesadaran Eggi Sudjana dan Damai Lubis sendiri. Bahkan, Eggi sempat memberi satu buku yang dihadiahkan untuk Jokowi.

“Nggak benar ada imbalan atau apapun namanya,” kata pria asal Payakumbuh, Sumatera Barat itu.

Baca juga :   KY Tindaklanjuti Laporan Tom Lembong, Tiga Hakim Diujung Tanduk

Rahmad menjelaskan, pertemuan antara Eggi Sudjana dengan Jokowi serta Damai Lubis berlangsung dalam suasana penuh haru. Namun, Rahmad mengakui saat pertemuan berlangsung, tidak ada dokumentasi, baik foto maupun video.

“Saat pertemuan tidak ada foto dan video, namun sangat mengharukan. Karena pertemuan sifatnya terbatas dan tertutup, tidak sempat mendokumentasikan. Namun, saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Damai Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat. Kami yang menyaksikan turut meneteskan air mata,” ungkap Rahmad.

Rahmad berharap, pertemuan Eggi dan Jokowi dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai komunikasi langsung antar tokoh bangsa penting untuk menjaga persatuan nasional di tengah dinamika politik dan hukum yang terus berkembang. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *