UU BUMN Disahkan, Ketua DPR Minta Jangan Tumpang Tindih Regulator-Operator

  • Bagikan
HARUS SELARAS: Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar regulator dan operator tidak terjadi tumpang tindih pasca pengesahan UU BUMN.

INDOSatu.co – JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mewanti-wanti agar tidak terjadi tumpang tindih peran antara regulator dan operator di BUMN. Penegasan itu disampaikan setelah DPR mengesahkan RUU tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2023 tentang BUMN, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Pasca beleid disahkan, kata Puan, maka sudah secara tegas peran BUMN harus dijalankan. Ia pun berharap regulasi baru ini dapat memperkuat fungsi BUMN sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Baca juga :   Soal Capres dari PDI-Perjuangan, Puan Pastikan Calon dari Partainya Bakal Diumumkan Secepatnya

“Implementasi di lapangan akan menjadi tolok ukur. DPR akan terus mengawasi agar perubahan ini membawa manfaat nyata bagi masa depan Indonesia,” kata Puan dalam konferensi pers usai paripurna tersebut.

Diberitakan, DPR RI resmi mengesahkan Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diharapkan dapat memperkuat fungsi dan peran BUMN bagi kepentingan rakyat. Dengan payung hukum baru ini, sambung Puan, BUMN harus benar-benar menjalankan amaTErkaitnat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945.

Baca juga :   DPR Ingatkan Resesi, Kamrussamad: Jangan Anggap Remeh, Bisa Seperti Sri Lanka

“BUMN sebagai badan usaha milik negara harus berfungsi sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Jangan sampai terjadi tumpang tindih antara regulator dan operator. Dengan undang-undang yang baru, mekanisme dan pengelolaan BUMN bisa lebih jelas dan terarah,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Di samping itu,  Puan pun menegaskan bahwa kedepan lewat peraturan yang baru ini, diharapkan BUMN bisa terus berjalan dengan profesional.

Baca juga :   Peluang Pertemuan Mega-Prabowo, Puan Pastikan Tidak Lama Lagi

“Dengan adanya aturan yang baru nanti kita lihat bagaimana agar semuanya bisa berjalan dengan profesional dan efektif sesuai dengan semangat untuk bisa memperbaiki secara bergotong royong Indonesia ke depan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *