Wujudkan SDM Unggul, Pemkab Lamongan dan USG Sepakat MoU

  • Bagikan
TUKAR CINDERA MATA: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) dan Jazilul Fawaid, Pembina Universitas Sunan Gresik usai Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab dengan Universitas Sunan Gresik, di Aula Gajah Mada Lt.7, Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan daerah melalui penguatan nilai kebangsaan dan pendidikan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik, di Aula Gajah Mada Lt.7, Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang menghadiri secara langsung menyampaikan bahwa, pembangunan di Kota Soto tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, namun juga pembangunan non fisik melalui penguatan karakter dan kualitas SDM masyarakat.

Baca juga :   Memaknai Nilai Juang LVRI, Bupati Minta Generasi Milenial Ikut Mewarisi

Penguatan karakter tersebut, kata Bupati Yuhronur, tertuang dalam misi kedua Pemerintah Kabupaten Lamongan yakni “Mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman”.

“Dalam merealisasikan pembanguan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya fokus pada aspek fisik. Melainkan aspek non fisik juga terus digencarkan, karena SDM unggul merupakan investasi pembangunan di masa yang akan datang,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Baca juga :   Kades Kedungsoko, Plumpang Jalani Sidang Perdana, terkait Dugaan Pencurian Diesel Petani

Sementara itu, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI yang diwakili Jazilul Fawaid, menegaskan, bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa. Sedangkan, pembangunan di desa tidak cukup jika hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan SDM berkualitas. Dengan SDM berkualitas diyakini mampu meningkatkan otonomi daerah yang adaptif terhadap dinamika sosial hingga ekonomi.

Penguatan SDM tersebut salah satunya dilakukan melalui implementasi dan penajaman empat pilar kebangsaan MPR RI, meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga :   Pemkab Lamongan Gelar Retret, Libatkan Kepala OPD hingga Camat

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan Universitas Sunan Gresik yang diwakili pembina universitas, Jazilul Fawaid. Kerja sama ini mencakup sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Lamongan, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kontribusi dunia akademik dapat semakin memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, inovasi pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *