149 Tablet Samsung SMPN 1 Semanding Raib, Saksi Diperiksa Intensif

  • Bagikan
BUNTUT RAIBNYA TABLET: Sejumlah saksi yang terdiri dari guru dan kepala sekolah, saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, di ruangan Kasek SMPN 1 Semanding, Kamis (2/9).

INDOSatu.co – TUBAN – Raibnya 149 unit tablet (laptop mini), milik SMPN 1 Semanding, masih menjadi teka-teki. Penyebabnya, sehari pasca hilangnya ratusan tablet tersebut, hingga kini petugas kepolisian masih belum berhasil mengidentifikasi, apalagi meringkus pelaku.

Berdasarkan pantauan wartawan INDOSatu.co di lokasi, beberapa petugas dari kepolisian Polsek Semanding mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 12.00. Kedatangan petugas tersebut untuk melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) dan juga untuk meminta keterangan tambahan kepada sejumlah saksi.

Baca juga :   Gelar Pleno, KPU Tuban Tetapkan Data Pemilih Sementara Pilkada Serentak

Kanit Reskrim Polsek Semanding, Iptu Haryono mengatakan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku pencurian. Dia mengaku, sampai sekarang masih belum diketahui siapa dalang dibalik raibnya ratusan tablet milik SMPN 1 Semanding.

“Masih belum tahu, kami terus melakukan Pulbaket dan keterangan sejumlah saksi,” ungkap Haryono, Kamis (2/9).

Di sekolah itu, anggota Korps Bhayangkara memanggil sejumlah guru, kemudian dikumpulkan di ruang Kepala Sekolah (Kasek). Tujuannya untuk meminta keterangan tambahan dan sejumlah saksi. Setelah keterangan dari para saksi dianggap sudah cukup, petugas meninggalkan lingkungan sekolah.

Baca juga :   Kawinkan Tropi MTQ, Lamongan Raih Juara Umum MTQ Korpri Tingkat Provinsi

Kejadian raibnya ratusan tablet di SMPN 1 Semanding itu memang tergolong unik. Bahkan, terdapat beberapa kejanggalan dalam kasus tersebut. Diantaranya, tidak ada kerusakan di sekitar lokasi kejadian (pintu, jendela, maupun gembok). Selain itu, laboratorium tersebut, memiliki dua kunci dan tidak digandakan. Sampai berita ini ditulis, ada beberapa saksi masih dimintai keterangan secara intensif oleh aparat.

Baca juga :   Sertijab Jajaran, Kapolres: Tugas Berat, Segera Kenali Lingkungan

Kejadian itu bermula ketika 149 unit tablet merek Samsung milik SMPN 1 Semanding hilang. Raibnya tablet itu, kali pertama diketahui oleh salah seorang pengelola sarana dan prasarana (sarpras) laboratorium sekolah, pada Rabu (1/9), kemudian melaporkan ke kepala sekolah yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *