INDOSatu.co – TEHERAN – Blokade yang dilakukan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di dekat Selat Hormuz menjadi babak baru bagi Iran menghadapi perang melawan AS. Karena itu, persatuan nasional menjadi aset strategis bagi Iran menuju kemenangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf pada hari Rabu (29/4). Kata Ghalibaf, bahwa musuh-musuh Iran telah gagal mencapai tujuan mereka, dan Iran lah yang justru akan keluar sebagai pemenang dari perang yang sedang berlangsung.
Dilansir Al Mayadeen, dalam pesan audio yang ditujukan kepada rakyat Iran, Ghalibaf mengatakan, bahwa musuh-musuh telah berupaya untuk menjatuhkan rezim dalam waktu tiga hari sejak hari pertama, melalui pembunuhan Pemimpin Iran Sayyed Ali Khamenei dan para komandan militer senior, tetapi pada akhirnya gagal.
Musuh kemudian mengalihkan fokus mereka untuk melumpuhkan kemampuan militer ofensif Iran, tetapi yang terjadi justru mereka menemukan laju serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran yang terus berlanjut tanpa henti.
“Mereka (AS dan Israel, Red) kemudian mencoba mengaktifkan gerakan separatis di bagian barat negara itu, tetapi berkat lindungan Allah SWT dan upaya pasukan militer dan intelijen, mereka gagal lagi,” jelas Ghalibaf.
Ghalibaf menekankan bahwa, mereka terus merencanakan jahat untuk menjatuhkan seluruh negara, tetapi rakyat Iran telah menggagalkan setiap rencana tersebut dan malah memberikan pukulan besar kepada musuh dan rencana kudeta mereka melalui persatuan rakyat Iran.
Ghalibaf menambahkan, pihak-pihak yang memusuhi Iran kini telah memasuki fase baru, berupaya melemahkan Iran dari dalam melalui kombinasi blokade angkatan laut, perang media, tekanan ekonomi, dan memicu perpecahan internal.
Ghalibaf juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “kelompok garis keras dan moderat,” dan menggambarkannya sebagai pendahuluan untuk mendorong blokade angkatan laut yang bertujuan memaksa negara itu untuk tunduk.
Menghadapi blokade tersebut, Ghalibaf menekankan bahwa satu-satunya cara untuk menghadapi konspirasi baru ini adalah dengan menjaga persatuan. Kekompakan, kata Ghalibaf, menjadi faktor penentu dalam mengalahkan semua rencana jahat AS dan Israel.
Kepada publik Iran, Ghalibaf memperingatkan bahwa setiap tindakan yang memicu perpecahan secara langsung melayani rencana musuh. Ghalibaf meminta rakyat Iran untuk tidak khawatir. Dia menegaskan bahwa semua pejabat bersatu dalam mengikuti arahan pemimpin negara.
“Yakinlah sepenuhnya bahwa kita bergerak maju dengan persatuan penuh antara pejabat militer dan politik dengan Pemimpin Revolusi sebagai poros persatuan tersebut,” kata Ghalibaf.
Ghalibaf menegaskan bahwa rakyat Iran akan mengalahkan rencana musuh yang penuh tipu daya tersebut. Dan Iran akan meraih kemenangan yang menentukan dalam perang ini,” kata Ghalibaf seraya menambahkan bahwa janji Allah tentang kemenangan akan menjadi kenyataan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat warga Iran menggelar demonstrasi nasional pada hari Rabu dengan slogan “Jiwa kami untuk Iran,” yang menarik partisipasi massal di seluruh negeri. (*)



