Serahkan Becak Listrik Bantuan Presiden, Bupati Wahono: Tolong Dirawat Baik

  • Bagikan
RINGANKAN BEBAN: Bupati Bojonegoro Setyo Wahono (empat dari kiri) foto bersama usai secara menyerahkan lima becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, Selasa (10/3).

INDOSatu.c – BOJONEGORO – Dua ratus abang becak di Bojonegoro Selasa (10/3) sore tampak sumringah. Penyebabnya, mereka menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Secara simbolis, bantuan becak tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Bantuan tersebut merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Yang menarik, usai menyerahkan secara simbolis, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan jajaran Kepala OPD menyempatkan njajal  (mencoba) naik becak listrik tersebut, yang menjadi bagian dari langkah memperkenalkan becak listrik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan becak listrik tersebut. Wahono mengatakan, bantuan becak listrik bantuan presiden itu sangat meringankan beban fisik para abang becak.

Baca juga :   HJB ke-348, Gandeng 8 Kampus, Bupati Wahono: Demi Tingkatkan SDM

“Sekali lagi, atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN. Ini adalah bantuan sosial yang luar biasa. Kalau sebelumnya, Bapak-bapak harus menguras tenaga dengan mengayuh pedal, mulai hari ini beralih menggunakan teknologi listrik,” ujar Wahono.

Bupati Wahono juga mengingatkan para penerima manfaat agar menjaga dan merawat aset tersebut dengan baik. Ia berpesan agar aturan berlalu lintas tetap dipatuhi demi keselamatan bersama di jalan raya.

Baca juga :   Pemkab Gelar GPM, Warga Bojonegoro Rela Antre untuk Belanja

“Ini adalah bentuk syukur. Saya minta tolong dirawat, terutama cara pengisian daya (charging) seperti yang sudah disosialisasikan. Saya juga titip pesan kepada Pak Kapolres agar bapak-bapak ini dibantu diarahkan supaya tertib berlalu lintas. Semoga ini menjadi berkah untuk ekonomi keluarga,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan GSN, Nuryana, menjelaskan bahwa pengadaan becak listrik ini murni bersumber dari dana pribadi Prabowo Subianto, bukan dari anggaran negara (APBN). Program ini dirancang khusus untuk abang becak, terutama lansia yang masih harus bekerja keras di jalanan.

“Pak Prabowo melihat banyak lansia usia 60-70 tahun yang masih bekerja keras. Beliau meminta untuk mendesain becak yang mudah dioperasikan tanpa mengeluarkan tenaga besar. Ini adalah hadiah pribadi dari beliau agar ikhtiar bapak-bapak dalam mencari nafkah menjadi lebih ringan,” ungkap Nuryana.

Baca juga :   Kembangkan Wisata Hutan, Bupati Wahono Temui Dirut Perhutani

Nuryana menambahkan bahwa Bojonegoro menjadi salah satu titik prioritas distribusi dari target nasional yang cukup besar. Hingga Maret 2026, lebih dari 10.000 unit telah didistribusikan di wilayah Jawa, dengan target mencapai 70.000 unit hingga tahun 2027.

“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Daerah untuk menyediakan titik-titik pengisian daya. Selain membantu transportasi harian, kami juga berharap program ini bisa dikolaborasikan sebagai bagian dari daya tarik wisata lokal di Bojonegoro,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *