Tersendat di Selat Hormuz, Presiden Minta Bahlil Beli Crude Selain di Timteng

  • Bagikan
KELIMPUNGAN: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia mengajak warga untuk bijak menggunakan BBM ditengah gejolak perang Iran vs AS dan Israel.

INDOSatu.co – JAKARTA – Pasokan minyak mentah ke Indonesia benar-benar mengalami gangguan akibat dinamika dan konflik perang di Timur Tengah, antara Iran vs AS dan Israel yang hingga kini belum ada tanda-tanda untuk mengakhiri perang. Bahkan, perang semakin memanas.

Guna mengamankan ketahanan energi nasional, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia untuk segera mencari sumber pasokan minyak mentah (crude) baru dari berbagai negara.

Langkah ini diambil menyusul kebijakan Iran yang hingga kini belum membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal pengangkut energi, termasuk bagi Indonesia. Setidaknya Beberapa kapal tanker Indonesia masih tertahan di perairan Timur Tengah karena Selat Hormuz masih ditutup oleh Iran.

Baca juga :   Resmi Mundur Menko Polhukam, Mahfud: Saya akan Pamit Baik-baik dengan Presiden

“Atas dasar itu bahwa Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita,” kata Bahlil dikutip dari keterangan Kementerian ESDM, Kamis (26/3).

Menurut dia, kondisi ini tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga hampir seluruh negara di dunia. Terlebih, belum ada kepastian kapan konflik akan berakhir. Konflik Iran vs Amerika Serikat dan Israel benar-benar mengganggu ketahanan energi banyak negara, termasuk Indonesia.

Baca juga :   Undang Kontroversi, UI Minta Maaf dan Kelulusan Bahlil Ditangguhkan

Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan energi dalam negeri masih dalam kondisi aman. Bahlil menyebut stok BBM baik bensin maupun solar serta LPG masih mencukupi. Sayangnya, Bahlil tidak merinci sampai kapan kondisi aman energi tersebut.

“Dalam berbagai kesempatan sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena tetapi kita bersyukur kepada Allah atas perintah Bapak Presiden dan dukungan rakyat hari ini BBM di negara kita tercinta baik daripada bensin, solar maupun LPG terpenuhi dengan baik,” terangnya.

Baca juga :   Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dirjen PHU dan Kepala KJRI Jeddah

Di tengah situasi tersebut, Bahlil juga mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak. Ia menilai efisiensi menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Saya memohon dukungan dari semua rakyat Indonesia. Masalah ini tidak hanya masalah pemerintah tapi masalah kita semua. Saya memohon, menyarankan kita harus memakai energi dengan bijak. Dengan bijak yang tidak perlu saya sarankan jangan,” katanya. (*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *