Kukuhkan Dua Guru Besar, Lengkapi Capaian Akademik Umsura

  • Bagikan
MAKIN UNGGUL: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Dyah Sawitri (kiri) menyerahkan SK Guru Besar kepada Prof. Mundakir dan Prof. Lina Listiana Auditorium lantai 13 At-Tauhid Tower Umsura, Kamis (30/4).

INDOSatu.co – SURABAYA – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mengukuhkan dua guru besar. Mereka adalah Prof. Dr Mundakir, S.Kep, Ns, M.Kep dan Prof. Dr. Lina Listiana, M.Kes. Mundakir merupakan rektor Umsura asli Lamongan. Pendidikan SMA diselesaikan di SMA Muhammadiyah 1 Babat.

Dalam pengukuhan guru besarnya, Prof. Mundakir menyerukan transformasi paradigma asuhan keperawatan dari biomedis menuju pendekatan manusia seutuhnya. Suasana khidmat menyelimuti Auditorium lantai 13 At-Tauhid Tower Umsura, tempat pengukuhan, Kamis (30/4).

Di hadapan sivitas akademika, keluarga, dan tamu undangan, Prof. Mundakir membawakan orasi ilmiah bertajuk “Bridging Psychosocial Gaps in Nursing: Knowledge Translation untuk Indonesia di Era Disrupsi.”

Dalam orasinya, Prof. Mundakir membuka dengan sebuah paradoks yang menggugah. Di tengah kemajuan teknologi kesehatan yang pesat, kebutuhan emosional, sosial, dan spiritual pasien justru semakin terabaikan.

Baca juga :   Azis Syamsuddin Ditangkap KPK, Langsung Diperiksa

Paradigma biomedis yang masih dominan dalam layanan keperawatan Indonesia, tegasnya, telah mereduksi manusia menjadi sekadar tubuh yang sakit.

“Pasien tidak hanya menderita karena patologi penyakitnya, tetapi juga karena ketidakpastian dan kurangnya dukungan utuh selama proses perawatan,” ujar Prof. Mundakir.

Guru besar Bidang Keperawatan ini memaparkan data yang mencengangkan. Secara global, satu dari tujuh penduduk dunia hidup dengan gangguan mental. Sementara satu dari enam orang muda mengalami kesepian kronis, merujuk data WHO 2025.

Sementara itu, guru besar yang kedua adalah Prof. Dr. Dra. Lina Listiana, M.Kes. Dalam Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Pembelajaran Metakognitif Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) itu, dunia pendidikan dituntut untuk melakukan lompatan besar dalam cara berpikir dan praktik pembelajaran.

Baca juga :   Azis Syamsuddin Ajukan Pengunduran Diri dari Wakil Ketua DPR RI

Dalam paparannya tentang pentingnya pembelajaran metakognitif sebagai pilar utama transformasi pendidikan abad ke-21, Lina menyampaikan, pendidikan saat ini tidak lagi cukup hanya berfokus pada transfer pengetahuan. Perubahan paradigma menuntut peserta didik memiliki kompetensi abad 21, seperti berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Namun, kata Prof. Lina, realitas pendidikan nasional masih menghadapi berbagai problematika, mulai dari pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru hingga rendahnya kemampuan reflektif peserta didik.

“Di sinilah urgensi metakognitif menjadi sangat penting. Peserta didik tidak hanya belajar ‘apa’, tetapi juga ‘bagaimana mereka belajar’,” tegasnya.

“Alhamdulillah, sejak SMP sudah dapat beasiswa. S1, S2, sampai S3 juga,” ujar Prof. Lina.

Bagi Prof. Lina, beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah. Ia bahkan pernah menyerahkan seluruh dana beasiswanya kepada orang tua untuk membantu kebutuhan keluarga.

Baca juga :   Peduli Hafiz Quran, UM Surabaya Siapkan Beasiswa Penuh. Simak Tata Caranya...

Pengukuhan dua guru besar tersebut melengkapi prestasi dan capaian Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) yang belum lama ini kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Berdasarkan pemeringkatan Indonesia University Ranking UniRank 2026, Umsura berhasil meraih peringkat 1 sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Jawa Timur.

Tidak hanya itu, dalam pemeringkatan perguruan tinggi negeri dan swasta secara nasional, Umsura juga berhasil menempati posisi ke-26 di Indonesia. Sementara dalam kategori Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Umsura berada di peringkat ke-2 nasional. Di tingkat kota, dalam kategori PTN/PTS di Surabaya, Umsura menempati peringkat ke-3. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *