INDOSatu.co -BOJONEGORO – Berbagai lomba yang diselenggarakan Pondok Pesantren Al Fatimah ini hanya untuk mengharap dan mencari keberkahan di bulan suci Ramadan. Untuk keperluan itulah, Ramadan Berdampak 2026 digelar oleh IAI Al Fatimah Bojonegoro.
Pernyataan tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Fatimah Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si saat menyampaikan sambutan sekaligus mermbuka berbagai lomba Ramadan Berdampak 2026.
Berdasarkan roundown acara yang dari panitia, aktivitas program Ramadan Berdampak ini ditandai dengan menggelar beragam lomba. Diantaranya lomba Dai Muda, Mini Vlog, Cerdas Cermat, Hinga Desain Poster. Lomba berjalan lancar karena digelar di Ballroom lantai 3 Gedung IAI Al Fatimah Bojonegoro.
Ratusan peserta siswa-siswi dari berbagai SMA, SMK dan MA ikut andil lomba tersebut. Mereka datang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan hingga Madura. Tak heran jika acaranya berjalan meriah. Apalagi, acara tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Dr. Amanullah.
“Terima kasih Bapak Dr. Amanulloh yang luar biasa tidak kenal lelah, meskipun memiliki kesibukan luar biasa, beliau tetap meluangkan waktu untuk menghadiri acara, sekaligus menyerahkan hadiah bagi para juara,” ujar Kyai Tamam, sapaan akrab Dr. KH. Tamam Syaifuddin, MSi.
“Teriring doa untuk beliau, semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam karirnya,” sambung Kyai Tamam,
Sedangkan Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro, Dr. Amanulloh mengaku mengapresiasi Ponpes Al Fatimah yang terus melakukan terobosan sekaligus inovasi dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang dinaunginya. Karena itu, tak heran jika Ponpes Modern Al Fatimah dan IAI Al Fatimah Bojonegoro selalu menjadi terdepan dan terpercaya karena inovasi tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi karena acara yang digelar IAI Al Fatimah Bojonegoro selalu beda dengan yang lain. Selamat Pak Rektor IAI Al Fatimah Habib Abdul Hamid atas terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya.
Amanullah juga menyemangat kepada para santri dan siswa yang mengikuti berbagai lomba. Ia berharap melalui kegiatan Ramadan Berdampak 2026 ini, Ponpes Al Fatimah, lembaga pendidikan maupun Kampus IAI selalu mendapat keberkahan karena memberi banyak manfaat dalam mencerdaskan umat,” pungkas Amanulloh.
Sedangkan Panitia Ramadan Berdampak 2026 Ponpes Al Fatimah, Ustadz Iqbal Ainun Najib mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum yang baik untuk menggelar kegiatan. Ramadan harus diisi kegiatan yang positif yang memberi dampak, tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk siswa mengikuti berbagai lomba.
Selain beragam lomba, kata pria yang juga dosen IAI Al Fatimah Bojonegoro, Kampus IAI Al Fatimah juga menyelenggarakan beberapa kegiatan, salah satunya adalah melakukan riset jelajah tempat bersejarah.
Ainun Najib mengatakan, dalam melaksanakan kajian riset yang dilakukan bersama tim riset, Ainun Najib mengungkap sejarah perkembangan Agama Islam di Kabupaten Bojonegoro pada masa lampau. Islam ternyata berkembang di Bojonegoro juga sangat lama.
Dalam melakukan riset tersebut, setidaknya dua lokasi menjadi sasaran dan tempat riset, yakni di Pesarehan Wali Kidangan atau Syech Muqoddam dan Syech Zakaria di Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. ”Para Wali itu berperan besar dalam mensyiarkan Islam di wilayah Bojonegoro,” pungkas Ainun Najib. (*)
Berikut para pemenang dalam lomba bertajuk Ramadan Berdampak IAI Al Fatimah Bojonegoro.
Perlombaan Cerdas Cermat Islam (CCI)
Juara 1 diraih MAN 2 Tuban.
Juara 2 diraih SMA Negeri 1 Bojonegoro.
Juara 3 diraih SMA Negeri Model Terpadu.
Perlombaan DAI
Juara 1 diraih oleh MA SA Darul Istiqomah
Juara 2 diraih oleh MA SA Darul Istiqomah
Juara 3 diraih oleh SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro.






