Iran Tegaskan tak Izinkan Kapal AS dan Israel Melintas di Hormuz

  • Bagikan
NO AS AND ISRAEL: Kapal Cepat patroli milik pasukan Iran sedang mengontrol Selat Hormuz yang menjadi lalu lintas distribusi 20 persen energi dunia. (foto; Anadolu Agency)

INDOSatu.co – TEHERAN – Seorang pejabat militer Iran menyatakan negaranya siap menghadapi berbagai kemungkinan di Selat Hormuz, serta mengklaim bahwa tembakan awal telah dilakukan terkait upaya kapal Angkatan Laut Amerika Serikat melintas di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya kepada kantor berita semi-resmi Tesnim, pejabat tersebut mengatakan Iran tidak akan membiarkan tekanan dari Amerika Serikat memengaruhi sikapnya di Selat Hormuz.

Dilansir Anadolu Agency, Ia menegaskan bahwa Iran siap menghadapi semua skenario dan menyebut pihaknya telah melakukan “tembakan awal” dalam merespons situasi tersebut. Jika AS tetap melakukan blokade di wilayah sekitar Selat Hormuz, Iran akan melakukan respon cepat.

Baca juga :   Turki Terus Dorong Afghanistan Wujudkan Negara yang Adil

Pejabat itu juga menyatakan bahwa Selat Hormuz berada di bawah kendali Angkatan Bersenjata Iran dan menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan pasukan AS melintas, sebagaimana sikap yang diambil selama konflik sebelumnya.

”Iran terbuka dengan negara mananpun dengan syarat dan ketentuan, termasuk dengan negara sahabat, tapi untuk AS dan Israel tidak boleh melintas di Selat Hormuz. Sikap Iran sangat tegas,” kata dia.

Baca juga :   Terima Raisi, Ketua MPR Ditawari Peningkatan Hubungan Bilateral Indonesia-Iran di Berbagai Sektor

Ia turut mengingatkan kapal-kapal yang berada di kawasan tersebut agar mengambil pelajaran dari konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, serta tidak menanggung konsekuensi dari kesalahan pihak lain.

Menurutnya, Iran tidak hanya akan mengandalkan peluncuran rudal dalam menghadapi pelanggaran di Selat Hormuz, tetapi juga siap mengambil langkah lain jika diperlukan.

Baca juga :   Baku Tembak Oposisi dan Junta Myanmar, Satu Pendeta Tewas

Sebelumnya, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan bahwa Iran menargetkan kapal Angkatan Laut AS dengan dua rudal setelah kapal tersebut disebut mengabaikan peringatan saat melintas di dekat Pulau Cask dan membahayakan lalu lintas laut.

Kapal-kapal milik Angkatan Laut AS itu menjadi sasaran dan serangan tentara Iran yang memang siaga menghadapi menghadapi semua model perang melawan AS. ”Dan AS sering melanggar gencatan senjata,” kata pejabat tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *