Lamongan Berkomitmen Turunkan Stunting melalui Program Genting

  • Bagikan
PROGRES NYATA: Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara (dua dari kiri) saat menyerahkan bantuan percepatan penurunan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang digelar di Pendopo Lokatantra, Lamongan, Kamis (23/4).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang digelar di Pendopo Lokatantra, Lamongan, Kamis (23/4).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Genting periode ketiga.  Realisasi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam memastikan intervensi penanganan stunting agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

Baca juga :   Mitigasi Bencana Alam, Bupati Lamongan Ajak Warga Tanam Ribuan Pohon Bambu

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan, Pemkab Lamongan tidak hanya menitikberatkan pada intervensi spesifik berupa pemenuhan gizi bagi balita dan ibu hamil, tetapi juga mengedepankan intervensi sensitif.

KUNCI SUKSES: Ketua TP PKK Pemkab Lamongan Anis Kartika Yuhronur memiliki peran penting lewat kegiatan dan program PKK untuk menurunkan stunting hingga tingkat desa.

Upaya tersebut meliputi perbaikan sanitasi, penyediaan jamban sehat, hingga peningkatan kualitas hunian agar memenuhi standar kesehatan, termasuk ventilasi dan pencahayaan yang layak.

Dengan penguatan seluruh intervensi, Pemkab Lamongan optimistis dapat memutus mata rantai penyebab stunting dari hulu hingga hilir. Sekaligus menjadi komitmen dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan.

Baca juga :   Unisla Jawab Tantangan Revolusi Industri, Wabup Rouf: Senafas dengan Program Pemkab

Selanjutnya, Mas Dirham menegaskan, bahwa kunci keberhasilan penanganan stunting juga terletak pada konsistensi pemantauan tumbuh kembang anak. Pengukuran berat badan, tinggi badan, serta lingkar lengan harus dilakukan secara tepat dan berkelanjutan untuk memastikan adanya progres yang nyata.

“Keberhasilan penanganan stunting ditentukan oleh progres pertumbuhan anak. Harus dipastikan setiap intervensi berdampak pada peningkatan berat dan tinggi badan anak secara optimal,” tegasnya.

Baca juga :   Rakor Kesiapsiagaan Pilkada Dibuka, Siap Kawal Suksesnya Pilkada 2024 di Lamongan

Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar penerima manfaat program Genting mengalami peningkatan indikator tumbuh kembang. Namun demikian, Pemkab Lamongan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap keluarga sasaran, guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan anak. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *