Pencarian Lima Jurnalis, Komisi I DPR: Jangan Kendur Semangat

  • Bagikan
SEMANGATI TIM SAR: Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan menyikapi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau belum lama ini.

INDOSatu.co – JAKARTA – Pencarian terhadap lima jurnalis foto yang hilang saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, terus dilakukan. Bahkan, Komisi I DPR RI berharap agar terus dimaksimalkan, sehingga seluruh informasi keberadaan para jurnalis itu bisa ditelusuri secara maksimal.

”Sekali lagi, pencarian harus terus dilakukan agar lima jurnalis foto tersebut segera ditemukan,” kata Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan dalam keterangannya Jumat (11/9).

Junico menyebut, operasi pencarian membutuhkan penggabungan berbagai informasi di lapangan, bukan hanya mengandalkan satu petunjuk. Posisi terakhir, jejak komunikasi, kondisi arus dan cuaca, hingga keterangan dari orang-orang yang memiliki informasi mengenai aktivitas kelima jurnalis tersebut dinilai penting untuk membantu Tim SAR gabungan mempersempit area pencarian.

Baca juga :   Bertemu PJ Gubernur, Fadel Muhammad Bertekad Bantu Pembangunan Gorontalo

“Kami mendorong Tim SAR gabungan dan Pemerintah terus mengoptimalkan pencarian dengan memadukan seluruh informasi yang tersedia, mulai dari posisi terakhir, jejak komunikasi, kondisi arus dan cuaca, hingga keterangan keluarga, rekan kerja, operator kapal, dan masyarakat di sekitar perairan Selat Sunda,” ujar pria yang juga mantan jurnalis itu.

Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu juga menekankan agar setiap informasi mengenai kemungkinan lokasi keberadaan para jurnalis segera diverifikasi. Termasuk adanya permintaan untuk memperluas pencarian hingga kawasan sekitar Pulau Sertung.

Menurut Junico, keputusan mengenai wilayah pencarian tetap harus mengikuti hasil penilaian operasi SAR. Namun, setiap informasi yang muncul di tengah proses pencarian tidak boleh diabaikan begitu saja.

Baca juga :   Megawati Akhirnya Resmi Umumkan Ganjar sebagai Capres dari PDI Perjuangan

“Perkembangan pencarian, wilayah yang telah diperiksa, kendala operasi, dan rencana selanjutnya harus disampaikan secara berkala dengan bahasa yang jelas dan penuh empati,” jelas Junico.

Selain memperkuat operasi di lapangan, Junico meminta pemerintah memastikan keluarga korban memperoleh pendampingan yang memadai. Ia mengusulkan adanya satu penghubung resmi yang dapat menjadi jalur komunikasi keluarga dengan instansi terkait selama proses pencarian berlangsung.

Bagi keluarga, kata Junico, situasi tersebut bukan sekadar persoalan mendapatkan kabar terbaru. Mereka membutuhkan kepastian bahwa seluruh kemungkinan benar-benar diperiksa dan negara hadir dalam proses pencarian.

“Mereka membutuhkan kepastian bahwa setiap petunjuk diperiksa, setiap kemungkinan ditelusuri, dan negara terus bekerja dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Baca juga :   Soal Polusi Udara Jadebotabek, Politisi PKS: Menteri Bahlil Jangan Asal Bicara!

Pendampingan, lanjut Junico, juga perlu menyentuh aspek psikologis keluarga. Kemudahan berkoordinasi dengan instansi terkait serta bantuan selama operasi pencarian berlangsung juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Tak hanya pemerintah, perusahaan media tempat para jurnalis bekerja dinilai memiliki peran penting. Junico meminta perusahaan turut terlibat sehingga tanggung jawab terhadap para pekerja dan keluarga mereka dapat diberikan secara menyeluruh.

“Perusahaan media tempat para jurnalis bekerja juga perlu dilibatkan agar tanggung jawab terhadap pekerja dan keluarganya dapat dipenuhi secara utuh. Kita berharap semua upaya yang dilakukan membuahkan hasil, dan teman-teman jurnalis kita dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *