INDOSatu.co – TUBAN – Kejutan terjadi dalam ajang “Kompetisi Sains Ahmad Dahlan (KSAD), yakni gelaran Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Tuban yang dilaksanakan di MI Muhammadiyah Cendoro, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (7/2).
Sebagai kejutan karena di tengah dominasi siswa-siswa yang lebih senior, muncul siswi “singa podium” cilik yang berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton yang memadati acara lomba.
Adalah Nailil Inayah Rahman yang baru duduk dibangku kelas 3 (SD Muhammadiyah 1 Bancar) berhasil meraih Juara 1. Prestasi itu terbilang fenomenal mengingat ia harus bersaing ketat dengan puluhan peserta dengan tampil percaya diri di hadapan siswa yang lebih senior.
Meski tubuhnya paling mungil di antara deretan peserta lainnya, Naya, panggilan akrab Nailil Inayah Rahman, tampil tanpa rasa canggung. Dengan pelafalan makharijul huruf yang fasih dan intonasi yang tegas, ia membawakan pidato bertema “Bangga Menjadi Kader Muhammadiyah” dengan sangat memukau.
“Awalnya sempat grogi melihat kakak-kakak kelas yang tinggi-tinggi, tapi saya fokus saja dengan apa yang sudah dilatih oleh guru dan orang tua,” ujar Naya dengan senyum polos usai menerima trofi.
Salah satu dewan juri mengungkapkan, bahwa kemenangan putri pasangan Muhammad Taufiqur Rohman dan Purwati tersebut didasari pada beberapa poin keunggulan: Dari segi Artikulasi, yakni Penguasaan bahasa Arab yang sangat alami.
Selain itu, dari segi Gestur: Ekspresi wajah dan gerak tubuh yang menjiwai isi pidato. dan Keberanian: Mentalitas yang kuat untuk tampil di level kompetisi yang usianya jauh di atasnya.
“Ini adalah bakat yang langka. Biasanya anak kelas 3 masih dalam tahap pengenalan kosa kata, tapi ananda ini sudah mampu melakukan retorika dengan sangat baik,” ungkap salah satu juri.

Pihak sekolah mengaku sangat bangga atas pencapaian tersebut. Persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir terbayar lunas dengan tropi dan piagam Penghargaan yang dibawa pulang ke sekolah.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain di Kabupaten Tuban bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. (*)



