INDOSatu.co – BOJONEGORO – Memperingati Hari Kartini 2026, puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Bojonegoro, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar aksi damai di Gedung DPRD Bojonegoro, Jalan Veteran, Selasa (21/4).
Dalam aksinya, mereka menyuarakan aspirasi terkait hak-hak perempuan di Bumi Angling Dharma. Aksi damai Hari Kartini kali ini dipimpin oleh Ketua KPI Cabang Bojonegoro, Nafidatul Himah.
Dalam orasinya, Hima panggilan akrab ketua KPI Bojonegoro menegaskan bahwa, perjuangan RA Kartini harus diterjemahkan ke dalam kebijakan daerah yang lebih konkret, terutama dalam perlindungan perempuan dan anak serta pemberdayaan ekonomi sektor domestik.
”Masih banyak terjadi kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi perempuan dalam bidang pekerjaan dan lainnya,” kata Hima.
Dalam momentum Hari Kartini, semua yang berkumpul ini tidak hanya memperingati sejarah, tetapi sedang menulis sejarah baru agar perempuan di Bojonegoro mendapatkan akses keadilan dan kesejahteraan yang setara. Bojonegoro adalah salah satu kabupaten dengan APBD terbesar Indonesia.
”Wakil rakyat adalah wakil kita dan mereka harus tahu bahwa APBD adalah uang rakyat bukan uang mereka, jangan hanya untuk anggaran seremonial,” tambah Hima.
Dari sekian puluh orang yang ikut aksi damai, tampak seorang jurnalis perempuan. Dia tergabung dalam.Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI). Kehadirannya menjadi simbol bahwa isu perempuan adalah menghiasi lintas profesi.
Keterlibatan jurnalis perempuan tersebut dalam aksi ini menarik perhatian, menggambarkan bahwa semangat Kartini mengalir kuat di kalangan insan pers wanita yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran.
Meski tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, kehadirannya memberikan pesan moral yang kuat tentang keberpihakan terhadap hak asasi perempuan. Jalannya aksi damai ini mendapat pengawalan ketat dari petugas keamanan dari Polres Bojonegoro, namun tetap humanis. Personel dari Satlantas Polres Bojonegoro sigap mengatur arus lalu lintas di depan gedung DPRD agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.
Sementara itu, jajaran Satsabhara bersiaga untuk memastikan keamanan lokasi, didampingi tim Humas Polres Bojonegoro yang terus memantau perkembangan situasi guna memastikan informasi yang keluar ke publik tetap akurat dan kondusif.
Interaksi antara aparat kepolisian dan peserta aksi sangat kooperatif.
Hingga aksi berakhir, situasi terpantau aman dan tertib. Massa berharap aspirasi yang mereka bawa dalam aksk damai Hari Kartini dapat ditindaklanjuti oleh para wakil rakyat yang duduk di DPRD Bojonegoro. (*)



