INDOSatu.co – JAKARTA – Berkesempatan menghadiri sidang forum internasional, International Parliamentary Union (IPU), di Istanbul, Turkiye, dimanfaatkan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI untuk menyoroti ulah Israel yang memperburuk kondisi Timur Tengah.
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat beserta delegasi DPR dalam kesempatan tersebut, kebiasaan zionis Israel terus melakukan genoside di Gaza dan melakukan penyerangan di beberapa negara kawasan di Timur Tengah.
Dalam pidato resminya di hadapan perwakilan Parlemen 150 negara yang hadir, Syahrul Aidi menyampaikan sikap Parlemen Indonesia terhadap situasi Timur Tengah saat ini. Secara resmi, Parlemen Indonesia mengecam berbagai tindakan militer Israel di beberapa negara di Timur Tengah.
“Di hadapan perwakilan 150 negara tadi, BKSAP DPR menyampaikan sikap atas tindakan Israel di Timur Tengah. Salah satu yang paling kita soroti adalah tindakan Israel menembak mati 3 prajurit TNI sebagai anggota UNIFIL. Tindakan ini sudah di luar batas karena menyerang pasukan perdamaian,” terang Syahrul Aidi dalam pernyataannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/4).
BKSAP DPR RI juga, kata dia, mengecam keras tindakan militer Israel di Palestina yang terus mengebom Gaza. Kemudian yang terbaru adalah pemerintah Israel mempersenjatai masyarakat sipil Israel dan juga mengesahkan Undang-Undang yang melegalkan pembunuhan terhadap warga dan tahanan Palestina.
“Israel ini sudah jadi parasit bagi kita semua. Merusak tatanan geopolitik, ekonomi hingga merusak perdamaian dunia. Kita meminta, semua negara kompak menekan Israel agar tidak membuka celah perang Dunia ketiga,” tegas Politisi Fraksi PKS tersebut.
Sidang Umum ke-152 Inter-Parliamentary Union (IPU) berlangsung di Istanbul, Turki, pada 15-19 April 2026, yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional Agung Turki. Sidang ini fokus pada agenda perdamaian global, dengan partisipasi berbagai negara termasuk delegasi BKSAP DPR RI yang menyerukan perlindungan disabilitas. (*)



