Dorong Digitalisasi, TP-PKK Lamongan Laporkan Data melalui E-PKK

  • Bagikan
EFEKTIF DAN EFISIEN: Ketua TP-PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur menyampaikan paparan terkait digitalisasi terkait pelaksanaan program dan kegiatan PKK Lamongan melalui E-PKK.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Guna mendorong digitalisasi pengelolaan data dan administrasi program kerja TP-PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), PKK Lamongan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Lamongan melaksanakan pelatihan E-PKK bagi operator kecamatan dan desa/kelurahan se-kabupaten Lamongan di Ruang Sasana Nayaka, Senin (14/9).

Aplikasi E-PKK tersebut dirancang untuk memudahkan pencatatan program PKK secara real time, singkronisasi pelaporan kegiatan dari desa/kelurahan, kabupaten, hingga provinsi, serta mempermudah fungsi pemantauan data krusial lapangan seperti stunting, gizi buruk, hingga kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :   Kick Off SPPT PBB-P2 2022, Bupati Ajak Edukasi Pembayaran Online

Menurut Ketua TP-PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur, bahwa mulai tahun 2026 ini, pelaporan PKK sudah menggunakan E-PKK, menyesuaikan kemajuan teknologi. Melalui digitalisasi tersebut, Bu Anis, panggilan akrabnya, berharap seluruh kegiatan, pencapaian, maupun permasalahan di lapangan dapat terpantau secara cepat, transparan, dan berkesinambungan.

“Ini merupakan langkah maju bagi Tim Penggerak PKK Lamongan menuju tata kelola organisasi yang modern, profesional, dan berbasis data. Ke depan segala bentuk pelaporan tidak menggunakan kertas, namun menggunakan sistem online yang mudah diakses ulang. Karena itu, program ini kita laksanakan untuk mengikuti perkembangan zaman,” ucap Bu Anis.

Baca juga :   Budaya Baca dan Hafalkan Alquran, Lamongan Gelar MTQ dan MHQ Khusus Difabel

Lebih lanjut, Bu Anis berpesan, agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya, memahami setiap materi yang disampaikan, melaksanakan praktek, serta siap mengimplementasikannya di wilayah masing-masing.

“Semoga melalui kegiatan ini PKK Lamongan dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan semakin kuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah,” imbuhnya.

Dilaporkan Ketua Penyelenggara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Aplikasi E-PKK yang juga merupakan Kepala Diskominfo Lamongan Sugeng Widodo, pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai 14 hingga 17 September mendatang, dan diikuti kurang lebih 501 orang peserta perwakilan kecamatan, desa/kelurahan se-Kabupaten Lamongan. (*)

Baca juga :   Dunia Tetap Berjalan, Ketua IWAPI: Jika Wanita Jadi Pendorong Ekonomi Keluarga
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *