Peringati 2 Tahun Pragib, Syukuri Lamongan Lumbung Pangan Nasional

  • Bagikan
GUYUB: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (gamis hijau muda) saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/10) malam.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar syukuran dan doa bersama dalam rangka memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Pragib) di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/10) malam.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan Asta Cita di Kabupaten Lamongan.

“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini bukan hanya untuk mensyukuri hasil pembangunan, tetapi juga memperkuat tekad agar program Asta Cita berjalan dengan baik, khususnya di Lamongan,” tutur Pak Yes.

Baca juga :   Lamongan Nggulawentah Generasi Emas 2045 Melalui Pramuka Penegak Garuda

Salah satu fokus Asta Cita yang terus diperkuat ialah ketahanan pangan. Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional terus mendorong produktivitas pertanian melalui fasilitasi, dukungan, dan pendampingan kepada petani.

Produksi padi Lamongan yang menjadi terbesar di Jawa Timur merupakan salah satu kontribusi daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional. Upaya penguatan produksi juga diarahkan pada komoditas gula.

Baca juga :   Bupati Yes Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden ke Masjid Al Muttaqin

“Ini bukan sekadar tentang capaian produksi, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendorong, memfasilitasi, dan memberikan dukungan agar swasembada pangan, termasuk swasembada gula, dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pada bidang kesehatan, pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data hingga 15 Oktober 2026, total kehadiran masyarakat dalam PKG di Kabupaten Lamongan mencapai 692.983 orang, atau 108,75 persen dari target nasional sebesar46 persen.

Capaian PKG tahun 2025 di Kota Soto tercatat sebanyak 521.516 orang atau 105,93 persen dari target nasional yakni 36 persen. Pemerintah daerah terus mendorong pemerataan layanan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

Baca juga :   Raih Penghargaan Kabupaten Pendukung, Lamongan Serius Tangani Ekspor

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau hampir 350 ribu penerima manfaat di Kabupaten Lamongan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Di bidang penguatan ekonomi kerakyatan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga terus didorong. Dari total 474 desa dan kelurahan di Lamongan, lebih dari 327 koperasi telah terbentuk, dengan 90 koperasi sudah beroperasi.

”Pemkab Lamongan terus melakukan fasilitasi dan pendampingan agar koperasi berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Pak Yes. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *