INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengungkapkan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan untuk menjawab tuntutan masyarakat yang terus berkembang.
Muhammadiyah, kata haedar, tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang telah diraih, tetapi harus terus mengembangkan lembaga pendidikan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Haedar saat memberikan amanat dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung SMP Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Jalan Titi Bumi, Banyuraden, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (21/10).
Haedar mengatakan, meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas pendidikan menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi Muhammadiyah untuk terus melakukan pembaruan.
“Masyarakat selalu menuntut lebih, lebih, dan lebih. Itulah yang disebut kualitas excellence, kualitas yang unggul di atas rata-rata,” ujar Haedar.
Menurutnya, selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah mengembangkan berbagai amal usaha dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan dakwah. Namun, perubahan kebutuhan masyarakat menuntut Muhammadiyah terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas layanannya.
Pembangunan SMP MSUS, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk respons terhadap tuntutan tersebut sekaligus kelanjutan pengembangan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Yogyakarta.
“Maka, SMP Muhammadiyah Sapen Universal hadir untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang terus bergerak,” katanya.
Haedar menekankan bahwa kemajuan lembaga pendidikan tidak cukup dicapai dengan mempertahankan keberhasilan yang telah diraih. Tantangan baru diperlukan untuk menguji kemampuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas organisasi. “Kita tidak ingin Muhammadiyah di Indonesia berada di zona nyaman,” tegasnya.
Menurut Haedar, upaya menghadirkan pendidikan unggul membutuhkan kesiapan menghadapi persoalan dan tuntutan yang semakin kompleks. Karena itu, pembangunan lembaga pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga harus memperhatikan kualitas pembelajaran dan ekosistem pendidikan.
“Pendidikan merupakan pilar strategis bagi kemajuan bangsa. Pendidikan tidak cukup hanya ditopang oleh bangunan fisik, tetapi juga membutuhkan ekosistem dan proses pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia mendorong agar SMP MSUS dipersiapkan dan dikelola secara matang sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas. Keunggulan sekolah, menurutnya, perlu terlihat pada kurikulum, tenaga pendidik, proses pembelajaran, penguatan karakter, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat. (*)



