Dalami Kasus Bunuh Diri Anggota, Kapolres Tuban: Bukan Ajudan, tapi Sopir

  • Bagikan
DALAMI KASUS: Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsudin diwawancari wartawan terkait aksi bunuh diri anggotanya berinisial Toyib Widiyantoro alias TW pada Kamis (15/8) dini hari.

INDOSatu.co – TUBAN – Tewasnya Briptu Toyib Widiyantoro, meninggalkan duka yang mendalam bagi Polres Tuban. Apalagi, meninggalnya Toyib itu ditemukan dalam kondisi gantung diri. Besar kemungkinan, Toyib mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Mantan ajudan Kapolres Tuban itu ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi gantung diri di rumahnya, di Perum Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Jatim, Kamis (15/8) dini hari.

Baca juga :   Pramuka Lamongan Siap Lahirkan Pemimpin yang Unggul dan Berkarakter Pancasila

Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsudin saat ditemui wartawan INDOSatu.co ketika mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD Tuban Jumat (16/8), tidak mengelak perihal adanya salah satu anggotanya yang tewas bunuh diri. Hanya, AKBP Oskar menyampaikan bahwa saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polda Jawa Timur.

“Benar, ada peristiwa gantung diri dari anggota, tapi Polda yang menangani,” papar AKBP Oskar.

Baca juga :   Tasyakuran Satu Abad NU di Lamongan, Bupati Yuhronur Ajak Nahdliyin Satukan Irama

Kepada awak media, AKBP Oskar mengklarifikasi bahwa anggotanya yang melakukan gantung diri tersebut bukan ajudan, melainkan driver (sopir, Red). Pihaknya juga enggan menyampaikan perihal penyebab anggotanya tersebut gantung diri.

“Jadi, ini masih didalami Dirtintelkam Polda Jawa Timur. Karena itu, kita masih sama-sama menunggu,” elak AKBP Oskar.

Sebelumnya, anggota Polres Tuban gantung diri pada Kamis (15/8) dini hari. Korban merupakan anggota Kepolisian Resor Tuban dengan pangkat Briptu, yang ditemukan tergantung di partisi ruang tamu dan dapur rumahnya.

Baca juga :   Taat Aturan, Bupati Bojonegoro Akan Kirim Raperda APBD 2024 untuk Dibahas Bersama DPRD

Sedangkan alamat korban ada di Perum Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali rafia. Sampai saat ini masih diselidiki penyebab Tindakan bunuh diri itu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *