INDOSatu.co – BOJONEGORO – Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Bojonegoro menetapkan Dr. Arief Januwarso, S.Sos.MSi sebagai ketua. Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro menjadi ketua ICMI Bojonegoro menggantikan Hanafi, ketua ICMI periode sebelumnya.
Arief terpilih sebagai ketua setelah disepakati secara aklamasi oleh seluruh peserta yang hadir di forum musda yang digelar di Adelia Resto di Jalan Gajah Mada Bojonegoro, Sabtu (25/4). Selain ditetapkan sebagai ketua, Arief bersama formatur juga diminta segera membentuk pengurus ICMI Bojonegoro yang baru.
Terpilihnya Arief diharapkan akan lebih menghidupkan ICMI Bojonegoro di masa mendatang, terutama dalam kiprahnya di bidang pengembangan ilmu dan teknologi, yang selama ini menjadi konsen ICMI. Terpilihnya Arief juga diharapkan bisa membawa kemajuan dan kiprah ICMI dalam pembangunan di Bumi Angling Dharma.
”Amanat ini tidak ringan. Sebenarnya banyak yang lebih layak karena di sini (ICMI, Red) banyak doktor. Bahkan, ada profesor-nya juga. Karena ini amanat, mari kita kolaborasi untuk membawa kiprah ICMI lebih baik,” kata Arief saat menyampaikan sambutan awal sebagai ketua ICMI terpilih.
Tak sekedar menyusun pengurus, kepengurusan Arief mendatang juga perlu merumuskan program kerja dan strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. ICMI, kata Arief, harus bisa dan memberi kontribusi bagi masyarakat Bojonegoro.
ICMI Orda Bojonegoro diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu intelektual muslim yang tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Selain pengurus ICMI Orda Bojonegoro, Musda yang dihelat sebagai ajang halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriyah tersebut juga dihadiri pengurus ICMI Orwil Jawa Timur. Pitono Nugroho yang mewakili Ketua ICMI Orwil Jawa Timur berharap ICMI Bojonegoro ke depan akan memiliki program dan kiprah yang lebih luas untuk warga Bojonegoro. (*)





