Pastikan Ibu Balita, Bibi, Nenek, hingga Pengasuh Bisa Ikut SOTH

  • Bagikan
TERAMPIL: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (paling kanan) mewisuda 285 wisudawan SOTH yang digelar di pendopo Lokatantra, Lamongan, Rabu (13/5).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Dinilai memperkuat sikap positif, meningkatkan kesabaran dan kepercayaan diri dalam pengasuhan anak, Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Lamongan membuka peluang untuk bibi, nenek, juga pengasuh atau siapapun yang memang kesehariannya mengasuh balita.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan dr. Aini Mas’idha, dalam Wisuda SOTH Angkatan VII di Pendopo Lokatantra, Rabu (13/5).

Kadis DP3AKB dr. Aini juga mengatakan, berdasar penelitian dari Universitas Brawijaya, SOTH ini terbukti memiliki dampak parental self-efficacy yang juga turut berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan keluarga berkualitas.

Baca juga :   Efektif Tangani Kesehatan Mental, Bupati Lamongan Apresiasi YBBAL

“Untuk peserta SOTH tidak hanya ibu dari balita, akan tetapi kami juga membuka peluang bibi, nenek, pengasuh atau siapapun yang memang sehari-harinya adalah mengasuh balita,” katanya.

Selain itu, pelaksanaan SOTH ini tentunya sangat berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan keluarga berkualitas dan utamanya adalah percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lamongan di tahun 2025 mendapatkan peringkat kedua terbaik di Jawa Timur.

Ditambahkan dr. Aini bahwa, dalam Wisuda SOTH Angkatan ke-VII ini diikuti oleh 285 peserta yang lulus dari 6 Kecamatan (Sukorame, Kedungpring, Deket, Sambemg, Lamongan, Karangbinangun) dan 13 desa di Kabupaten Lamongan. Ia juga berharap ke depannya SOTH dapat diadopsi oleh lembaga-lembaga masyarakat dan komunitas lainnya.

Baca juga :   Pelantikan PPDI, Bupati Yuhronur Ajak Wujudkan Swasembada Pangan

“Harapannya SOTH dapat terus berkembang dan berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak keluarga serta menjadi gerakan bersama mewujudkan keluarga Lamongan yang tangguh bahagia dan Megilan,” imbuhnya.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, mengatakan, untuk wisuda 285 peserta kali ini telah dinyatakan lulus SOTH. Pak Yes yakin lulusan SOTH Lamongan akan dapat memberi manfaat karena standar kurikulum yang digunakan dibuat bekerja sama dengan perguruan tinggi.

Baca juga :   Diduga Pencemaran Nama Baik, Wabup Laporkan Bupati Bojonegoro

“SOTH ini tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan persoalan stunting, tetapi lebih dari itu, bagaimana seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan ini punya ketahanan keluarga yang baik untuk menciptakan generasi-generasi kita mendatang. Ketahanan negara ini ditentukan oleh ketahanan keluarga. Selamat dan sukses hari ini untuk ibu-ibu wisudawati,” pungkas Pak Yes. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *