Adies Kadir Gantikan Azis sebagai Waketum Bidang Polhukam Golkar

  • Bagikan
NAIK JABATAN: Sekretaris Fraksi Partai Golkar Adies Kadir ditunjuk menjadi wakil ketua umum bidang politik, hukum, dan keamanan (Polhukam) DPP menggantikan Azis Syamsuddin.

INDOSatu.co – JAKARTA – Partai Golkar akhirnya menunjuk pengganti Azis Syamsuddin untuk posisi wakil ketua umum bidang politik, hukum, dan keamanan (Polhukam) DPP.  Adalah Adies Kadir yang diserahi untuk mengganti jabatan tersebut. Jabatan itu lowong setelah Azis menjadi tersangka di KPK dan berstatus nonaktif dari partai.

Selain kursi waketum bidang polhukam, ada dua kursi waketum yang kosong, yaitu bidang sosial dan bidang penggalangan strategis. Keputusan itu keluar setelah diputuskan dalam rapat pleno di DPP Golkar, Senin (27/9) malam.

Baca juga :   Penyelenggara Harus Berintegritas Jelang Pemilu 2024

“Rapat pleno memutuskan pergantian antar waktu pengurus internal DPP. Ada tiga posisi lowong, waketum bidang polhukam yang dibidangi Azis Syamsuddin karena non aktif, sementara saya yang disepakati dalam forum rapat,” kata Adies kepada wartawan usai rapat pleno di DPP Golkar, Senin (27/9).

Adies juga mengungkapkan, bahwa kursi wakil ketua umum bidang sosial yang sebelumnya dipegang Roem Kono, saat ini dijabat Firman Soebagyo. Diketahui, Roem menjadi duta besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina sejak Oktober 2020.

Baca juga :   Tolak Munaslub, Jusuf Kalla: Persiapan Pemilu, Munaslub Justru Rugikan Partai Golkar

“Kemudian pak Roem Kono karena menjadi duta besar, waketum bidang sosial digantikan pak Firman Soebagyo,” kata Adies.

Jabatan waketum terakhir yang kosong adalah bidang penggalangan strategis yang sebelumnya ditempati Rizal Mallarangeng. Ia mundur dari pengurus partai sejak tahun lalu karena diangkat sebagai Komisaris Telkom. Saat ini posisi Rizal digantikan oleh Erwin Aksa.

Baca juga :   Nunggak BPJS Rp 10 Triliun, Dirut BPJS Apresiasi Rencana Pemutihan

Adies mengatakan, keputusan pergantian pengurus DPP Golkar sudah disetujui dalam rapat pleno Senin (27/9) malam.

“Kalau untuk kepengurusan DPP kemungkinan tidak ada perubahan. Karena sudah disetujui semua dalam rapat pleno,” katanya. (ad/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *